picture widgets

POPULER HARI INI

Total Tayangan

PENGUNJUNG KE

IP
free counters

Tips Mengatasi Turunnya Motivasi

Seperti kita ketahui bahwa motivasi sangat berpengaruh dengan prestasi kerja seseorang. Dalam menjalankan usaha pun juga membutuhkan motivasi untuk mencapai kesuksesan yang di cita – citakan. Namun untuk menumbuhkan motivasi dalam diri seseorang tidaklah mudah. Emosional yang ada dalam diri seseorang mempengaruhi motivasi seseorang bisa naik bahkan bisa turun, sesuai dengan kondisi yang dialaminya.
Tak bisa dipungkiri hampir semua orang pernah merasakan kejenuhan hebat yang mengakibatkan turunnya motivasi diri seseorang. Turunnya motivasi membuat seseorang merasa tidak ingin melakukan kegiatan apapun, hingga tidak fokus dan merasa bingung dengan apa yang akan dikerjakannya.Jika dipaksakan bekerja pun akan menghasilkan kinerja yang kurang memuaskan. Hal ini sebaiknya jangan dibiarkan berlarut – larut, karena selain akan merugikan diri sendiri juga akan merugikan usaha yang dikerjakannya.
Beberapa faktor yang dapat menyebabkan turunnya motivasi seseorang antara lain dikarenakan adanya kejenuhan akan rutinitas yang sama setiap harinya, sehingga membuat seseorang menjadi pasif dan cenderung menyerah pada keadaan sehari – harinya. Selain itu tujuan hidup yang kurang jelas juga dapat membuat seseorang tidak termotivasi dalam menjalankan usahanya, sehingga seseorang tidak mengetahui apa yang harus dilakukannya. Hal ketiga yang dapat mempengaruhi turunnya motivasi karena adanya rasa takut untuk mencoba usaha baru, sehingga tidak ada keinginan untuk bekerja keras mencapai kesuksesan yang dicita – citakan.
Untuk mengatasi beberapa faktor tersebut, berikut kami berikan tips mengatasi turunnya motivasi. Antara lain sebagai berikut :
1. Buatlah tujuan hidup Anda. Dengan menuliskan tujuan yang akan Anda raih, secara tidak langsung akan muncul komitmen dari dalam diri seseorang untuk segera menyelesaikan pekerjaan yang mendekatkannya dengan tujuan yang di cita – citakan.
2. Menguatkan rasa percaya diri dengan meningkatkan kemampuan diri Anda. Misalnya dengan mengikuti kegiatan – kegiatan untuk menambah wawasan ataupun ketrampilan yang dapat menunjang tujuan yang kita impikan.
3. Jika motivasi Anda mulai turun, usahakan cari rekan ataupun lingkungan yang dapat mengembalikan motivasi Anda. Carilah teman yang memiliki semangat besar untuk meraih impian mereka, karena kerja keras dan optimisme mereka dapat menularkan semangat pada orang – orang di sekitarnya untuk ikut tergerak.
4. Terkadang turunnya motivasi disebabkan karena fisik dan pikiran kita yang terlalu lelah. Untuk itu sebaiknya sempatkan waktu Anda untuk tidur atau beristirahat sejenak, agar dapat mengembalikan energi dan motivasi diri Anda yang telah menurun.
5. Sesekali atur ulang jadwal ruitinitas harian Anda, agar tidak merasa jenuh dan bosan dengan kegiatan yang dilakukan. Misalnya dengan memindahkan rutinitas yang biasa dikerjakan pagi hari menjadi dikerjakan di sore hari, begitu juga sebaliknya rutinitas sore bicoba dikerjakan pada pagi hari. Hal itu untuk mengurangi rasa jenuh yang dapat menurunkan motivasi seseorang.
6. Terapkan kedisiplinan pada diri Anda. Karena dengan disiplin seseorang akan selalu berkomitmen untuk menuju impian yang diinginkannya. Ketahuilah bahwa motivasi yang kuat serta kedisiplinan diri, akan membawa Anda pada kesuksesan. Salam sukses.

sumber:http://bisnisukm.com/

Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Kesuksesan

Motivasi kerja merupakan dorongan dari dalam diri seseorang yang membuatnya tergerak melakukan kegiatan produktif, hingga menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi dirinya maupun orang lain. Adanya motivasi kerja ternyata berpengaruh besar terhadap kesuksesan seseorang. Seseorang tidak akan berhasil meraih kesuksesan, tanpa adanya dorongan motivasi yang diikuti dengan tekat kuat untuk bekerja keras. Karena untuk memperoleh hasil yang memuaskan dibutuhkan adanya proses dan perjuangan yang cukup panjang.
Motivasi kerja yang dimiliki seseorang ternyata dapat mengalami perubahan, terkadang bisa naik dan suatu waktu juga bisa turun. Hal inilah yang menyebabkan seseorang terkadang dapat bekerja dengan penampilan kerja terbaiknya, jika motivasi kerjanya sedang naik. Dan tak jarang pula seseorang bekerja dengan malas – malasan jika kondisi motivasi kerjanya sedang turun.
Biasanya motivasi kerja akan turun ketika seseorang merasa tidak puas dengan hasil kerja yang didapatkan. Untuk mengatasi hal tersebut, ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk mengembalikan motivasi kerja seseorang. Berikut beberapa solusi yang dapat dijalankan :

  1. Jadikan hasil kerja sebagai tujuan utama Anda. Besarnya hasil kerja atau reward yang diperoleh seseorang, baik berupa materi maupun non materi dapat dijadikan sebagai tujuan utama motivasi kerja. Hal itu akan membuat Anda selalu berusaha untuk mewujudkan hasil kerja yang terbaik. Selain itu dengan adanya dorongan tersebut menjadikan seseorang bekerja dengan optimal guna meraih sukses
  2. Mengembangkan potensi diri dengan mengikuti seminar ataupun workshop. Mengikuti acara seminar ataupun workshop dapat meningkatkan kemampuan kerja maupun motivasi kerja yang Anda butuhkan. Sehingga kualitas kerja kita dapat meningkat, dan mendekatkan Anda pada tujuan yang dicitakan
  3. Agendakan aktivitas yang dapat menghilangkan kejenuhan kerja. Misalnya saja agendakan untuk mengadakan acara outbond maupun rekreasi bersama rekan kerja. Sehingga dapat menghilangkan kejenuhan kerja yang dapat menurunkan motivasi. Selain itu kegiatan tersebut juga dapat mempererat hubungan antara para karyawan dengan atasannya
  4. Komunikasikan masalah pekerjaan yang dihadapi. Biasakan untuk mengomunikasikan masalah pekerjaan yang dihadapi dengan rekan kerja, sehingga masalah yang menghambat pekerjaan dapat segera diatasi dan tidak berlarut – larut
  5. Pilihlah bidang pekerjaan yang memang Anda senangi. Dengan memilih bidang pekerjaan yang Anda senangi akan mengurangi kejenuhan kerja yang sering muncul. Karena menjalankan pekerjaaan yang disenangi membuat seseorang merasa nyaman dan tidak terbebani
Dengan menyadari pengaruh motivasi kerja terhadap kesuksesan, mendorong seseorang untuk kerja keras dalam menjalankan tugasnya. Tanpa adanya kerja keras tak kan pernah ada kesuksesan. Salam sukses.

sumber: http://bisnisukm.com?

Belajar dari Sebuah Kesalahan

“ Orang sukses adalah orang yang selalu belajar dari kesalahan ”.
Jika ditanya “apakah pernah membuat kesalahan?” Mungkin hampir semua orang akan menjawab “iya pernah”. Hal itu wajar  bagi seorang manusia, semua orang sering melakukan sesuatu dengan salah ketika mereka belum mengetahui mana yang benar. Bahkan orang yang sudah ahli pun juga pernah melakukan kesalahan. Karena mereka bisa menjadi orang yang ahli seperti sekarang, setelah mereka berhasil mencari jawaban yang benar untuk menghindari kesalahan – kesalahan yang pernah mereka perbuat.
Saat kita mengerjakan sesuatu, terkadang kita belum bisa melakukannya dengan baik hingga tak jarang kita membuat sebuah kesalahan. Walaupun semua orang pernah melakukan kesalahan, namun tidak banyak dari mereka yang mampu belajar dari kesalahan yang dilakukannya. Biasanya mereka hanya bisa menangisi dan menyalahkan diri sendiri atas kesalahan yang pernah mereka lakukan. Padahal sebenarnya dalam sebuah kesalahan terdapat pembelajaran besar yang dapat kita ambil manfaatnya.
Dari kesalahan yang telah kita perbuat, baik sengaja maupun tidak kita sengaja. Memberikan pembelajaran besar pada diri kita, salah satu manfaatnya yaitu untuk selalu mengevaluasi sikap yang selama ini masih kurang tepat. Kesalahan yang sering kita buat, sebenarnya muncul karena adanya kekurangan informasi pada diri kita. Sehingga dengan adanya evaluasi kekurangan – kekurangan yang kita miliki dapat membantu kita untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama di waktu yang akan datang.
Disamping untuk mengevaluasi segala hal yang telah kita kerjakan, adanya kesalahan juga dapat memberikan motivasi bagi kita untuk mencari tahu bagaimana caranya bangkit dari kegagalan yang kita peroleh atas kesalahan kita. Karena setiap kesalahan yang telah kita perbuat, pasti memiliki cara dan solusi yang paling tepat untuk menyelesaikannya. Sebenarnya dimana ada kesalahan pasti ada cara tepat utuk menentukan  hal yang benar.
Begitu juga dalam menjalankan bisnis, jika seseorang masih menggunakan strategi bisnis yang salah tak jarang bisnis yang mereka jalankan akan gagal. Namun dengan adanya pembelajaran tersebut, para pelaku bisnis akan berusaha memperbaiki strategi yang digunakan untuk mengembangkan bisnisnya. Semua tergantung pada individu masing – masing, jika ingin menjadi orang yang sukses adalah belajarlah mencari jalan keluar dari kesalahan Anda. Semoga dengan adanya motivasi belajar dari sebuah kesalahan, dapat memberikan inspirasi bagi Anda untuk tetap berusaha bangkit dari kegagalan. Salam sukses.

sumber: http://bisnisukm.com/

Motivasi Diri Menghadapi Kegagalan

Apakah Anda salah satu orang yang takut gagal???
Ya, hampir semua orang merasa takut jika mereka menghadapi kegagalan, takut gagal saat mencoba usaha, takut gagal saat mengikuti ujian test masuk kerja bahkan takut gagal dalam menjalani hidupnya. Sebenarnya perasaan takut yang ada pada diri seseorang hanya akan menghambat kesuksesan yang telah menunggu mereka.
Mungkin Sebagian besar dari Anda pernah mengalami kegagalan dalam mencoba peluang usaha. Kegagalan pun pernah dialami oleh para pengusaha sukses, bahkan tak jarang ada pengusaha yang pernah gagal sampai berkali – kali. Namun hebatnya banyak dari mereka tetap bisa sukses dengan adanya kegagalan yang pernah menimpa usaha mereka. Kuncinya hanya satu, yaitu berani mencoba dan terus memperbaiki penyebab kegagalan yang pernah mereka alami. Anda pun juga dapat sukses setelah mengalami kegagalan, berikut beberapa tips motivasi diri menghadapi kegagalan yang dapat Anda coba :
Selalu berpikiran positif tentang kegagalan. Hadapi kegagalan dengan pikiran yang positif, jangan pernah menyalahkan orang lain atas kegagalan yang Anda alami. Agar Anda dapat melaluinya dengan mencari solusi yang tepat pula, tanpa adanya penyesalan panjang yang akan menghambat kesuksesan di depan Anda.
Jadikan kegagalan sebagai pembelajaran bagi Anda. Adanya kegagalan memberikan kesempatan bagi Anda untuk belajar, untuk itu jangan pernah hindari kegagalan. Karena secara tidak langsung Anda akan mencari tahu penyebab kegagalan tersebut dan berusaha mencari solusi serta menghindari hal – hal yang dapat menyebabkan kegagalan tersebut terulang lagi. Sehingga Anda mengetahui jalan mana yang salah dan cara apa yang benar.
Kegagalan bukan akhir dari segalanya, karena kegagalan hanya bersifat sementara. Satu kali, dua kali, bahkan sepuluh kali gagal bukan merupakan akhir dari hidup Anda. Kegagalan hanya bersifat sementara dan dapat selesai jika Anda mau merubahnya. Anggap kegagalan ibarat orang yang jatuh dari sepeda, orang tersebut tidak akan merasakan sakit yang lama jika dia segera bangkit dan mencari obat luka, begitu juga dengan kegagalan. Seseorang tidak akan terlalu lama merasakan gagal jika orang tersebut segera bangkit dari kegagalan dan mencari jalan keluarnya.
Berusaha bangkit dengan motivasi baru. Jangan terlena dengan penyesalan Anda, segeralah bangkit dari kegagalan. Kumpulkan kembali motivasi diri Anda, dan yakinkan diri Anda bahwa jika ada kegagalan pasti akan ada keberhasilan di depan sana. Keputusannya ada di tangan Anda, apakah Anda akan terus berjalan menjemput keberhasilan itu atau hanya akan berdiam terus meratapi kegagalan yang ada. Sebenarnya orang yang gagal adalah orang yang tidak mau berusaha keluar dari lubang kegagalan.
Kegagalan bukan hal yang perlu ditakuti, karena orang yang takut gagal adalah orang yang jauh dari kesuksesannya. Teruslah bangkit untuk mencoba dan belajar dari kegagalan yang Anda alami, jangan pernah menyerah oleh keadaan yang hanya sementara. Benar kata orang bijak, bahwa kegagalan hanyalah sukses yang tertunda. So, jangan terlalu lama menunda kesuksesan Anda. Salam sukses.

sumber :http://bisnisukm.com/

Motivasi Berwirausaha di Kalangan Mahasiswa

Fenomena banyaknya pengangguran yang semakin meningkat tiap harinya menjadi salah satu masalah sosial yang membutuhkan penyelesaian. Sedikitnya lapangan pekerjaan yang ada saat ini, menjadi alasan utama bertambahnya angka pengangguran di negara ini. Ditambah lagi beberapa pabrik atau industri yang banyak merumahkan karyawannya karena mengalami kebangkrutan.
Kondisi ini dapat dikurangi jika kita berusaha menciptakan lapangan pekerjaan. Untuk itu semua masyarakat khususnya kalangan mahasiswa yang memiliki kreatifitas dan bekal ilmu yang telah diperolehnya di dunia perkuliahan, sebaiknya memiliki mental untuk berwirausaha dibanding menggantungkan diri dengan berburu pekerjaan bersama jutaan pengangguran yang juga mencari kerja.
Belakangan ini banyak pihak yang menyelenggarakan seminar, workshop maupun pelatihan dan pengembangan motivasi berwirausaha di kalangan mahasiswa. Tujuannya untuk mendorong para mahasiswa untuk menciptakan pekerjaan bukan mencari pekerjaan. Untuk menumbuhkan motivasi berwirausaha dibutuhkan  informasi mengenai keuntungan dalam berwirausaha, agar para pencari kerja mengubah pola pikirnya untuk membuka lapangan kerja. Berikut beberapa keuntungan yang dapat memotivasi  Anda untuk memulai bisnis :
1. Memiliki kebebasan untuk mencapai tujuan yang diimpikan
Kebebasan untuk mencapai tujuan yang diimpikan, dapat didapatkan saat kita memilih untuk berwirausaha. Kebebasan untuk menentukan tujuan bisnis, kebebasan untuk mengatur rencana jenis bisnis Anda, kebebasan untuk mengatur jadwal operasional usaha Anda, termasuk kebebasan untuk menentukan besar laba yang ingin Anda peroleh. Jika memilih berwirausaha, Anda akan menjadi bos bagi usaha sendiri.
2. Laba yang bisa melebihi gaji sebagai pegawai
Jika para pegawai harus pada demo untuk kenaikan gaji mereka, para pengusaha bisa menentukan sendiri laba atau keuntungan yang ingin diraihnya. Dengan wirausaha bukan hanya laba materi yang diperoleh, tapi juga memperoleh pengakuan atas keberhasilan usaha yang dijalankannya.
3. Kepuasan akan potensi dirinya
Kebanyakan para pegawai merasa bosan atau jenuh dengan pekerjaan yang sama setiap harinya. Tapi bagi pengusaha, rasa bosan atau jenuh jarang ditemui. Karena menjalankan sebuah usaha selalu memberikan tantangan yang dapat mengembangkan potensi yang ada pada diri seseorang. Kreatifitas, semangat kerja, dan impian yang akan dituju selalu memberikan sensasi menyenangkan dalam menjalankan usaha.
4. Terbuka peluang – peluang baru
Dengan membuka suatu usaha, banyak peluang – peluang baru bagi para pengusaha. Misalnya saja peluang menjalin kerjasama dengan perusahaan – perusahaan besar, peluang mengembangkan usaha dengan membuka cabang di berbagai kota, serta peluang untuk mencoba usaha baru yang masih berhubungan dengan induk usaha Anda.
5. Menciptakan lapangan kerja yang bermanfaat
Kelebihan berwirausaha juga bermanfaat bagi masyarakat, karena secara otomatis Anda membantu para pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan. Hal itu juga akan memberikan keuntungan social bagi Anda, karena masyarakat yang telah Anda bantu mendapatkan lapangan kerja akan menghargai keberadaan peran Anda sebagai seorang pengusaha, bukan hanya sebagai mahasiswa biasa yang sering dipandang sebelah mata.
Masih banyak lagi keuntungan yang dapat Anda peroleh dengan berwirausaha, untuk itu para mahasiswa bisa mulai bekerja keras untuk menumbuhkan jiwa berwirausaha mulai dari sekarang. Kesuksesan entrepreneur muda dapat dijadikan sebagai bukti, bahwa mahasiswa pun dapat sukses dengan bisnisnya. Tentukan bisnis Anda sekarang dan salam sukses.

sumber: http://bisnisukm.com/motivasi-berwirausaha-di-kalangan-mahasiswa.html

Mengatasi Kesulitan dalam Membuka Usaha

Sebagian besar orang masih merasa sulit untuk menjalankan sebuah usaha. Berbagai alasan selalu menjadi penghalang mereka untuk mulai melangkah membuat usaha. Tidak memiliki modal yang cukup, selalu menjadi alasan utama bagi kebanyakan orang yang masih takut untuk memulai usaha. Namun anehnya ketika mereka memiliki modal, masih saja mereka beralasan masih bingung untuk memulai usaha di bidang apa????
Masih banyak lagi alasan yang sering digunakan oleh orang – orang yang mentalnya masih mlempem untuk memulai suatu usaha. Untuk itu berikut kami berikan tips mengatasi kesulitan dalam membuka usaha yang sering dijadikan sebagai alasan banyak orang untuk memulai usaha.
1. Mengatasi kesulitan modal

Banyak orang yang ingin membuka usaha, namun tidak adanya modal selalu menjadi hambatan bagi mereka untuk mencoba peluang usaha yang ada. Untuk mengatasi kesulitan modal, Anda dapat mencari partner kerja atau mengajukan pinjaman kepada beberapa lembaga keuangan yang melayani masalah permodalan usaha maupun meminjam pada kerabat Anda yang dapat membantu.


Sumber gambar : http://www.fyse.org/blog/wp-content/uploads/2010/01/business-plan1.jpg dan http://www.google.co.id/imglanding?q=motivasi+membuka+usaha
Sebelum Anda mengajukan pinjaman maupun mencari partner kerja, sebaiknya buat proposal usaha dengan rincian modal yang dibutuhkan. Sehingga calon partner kerja maupun kerabat Anda yang ingin memberikan bantuan modal, lebih percaya serta tidak ragu lagi dengan usaha yang akan Anda jalankan.
2. Mengatasi masalah krisis skill maupun percaya diri
Selain kesulitan modal, kurangnya skill membuat seseorang merasa tidak percaya diri untuk memulai sebuah usaha. Untuk meningkatkan rasa percaya diri Anda untuk membuka usaha sesuai skill Anda, pertama – tama tulis prestasi atau kelebihan yang ada pada diri Anda. Jika sudah mengetahui skill Anda di bidang tertentu, Anda tinggal meningkatkan kemampuan dengan belajar dari buku, belajar melalui orang yang lebih ahli atau bisa juga belajar dengan mengikuti beberapa kursus.
Jika skill Anda masih kurang, tidak perlu berkecil hati karena Anda juga bisa menggandeng partner atau mencari SDM yang terampil dan sudah ahli di bidang tersebut. Jadi Anda dapat menjalankan usaha sekalian belajar meningkatkan skill Anda.
3. Mengatasi masalah jaringan untuk pemasaran

Setelah usaha berhasil dibangun, kesulitan berikutnya yang sering dihadapi para pelaku bisnis adalah kurangnya jaringan sehingga pemasaran yang dilakukan pun juga terbatas. Sebaiknya untuk membangun jaringan, Anda bisa memulainya dari orang – orang yang sering berinteraksi dengan Anda. Mulai dari rekan kerja, tetangga, kerabat, maupun relasi – relasi kerja yang pernah menjadi partner Anda. Tawarkan kelebihan dan prospek usaha Anda, agar mereka bersedia menjalin kerjasama dengan bisnis Anda.
Disamping itu Anda juga bisa membuka jaringan pemasaran dengan berbagai perusahaan besar untuk membantu memasarkan usaha Anda. Misalnya saja bekerja sama dengan advertising company untuk membantu mempromosikan produk Anda.
4. Mengatasi rasa takut akan adanya kegagalan
Kegagalan dan kerugian menjadi momok besar bagi para pelaku usaha, jika Anda tidak berani melawan rasa takut tersebut maka usaha Anda tidak akan berkembang. Lawan rasa takut itu dengan melakukan apa yang Anda takutkan, jalankan usaha Anda dengan fokus dan ketekunan Anda. Karena segala tantangan dan hambatan dalam menjalankan usaha dapat diselesaikan jika Anda fokus dalam menjalankan usaha Anda.
Tidak ada kesulitan yang tidak dapat diselesaikan, untuk itu jangan pernah takut dan ragu untuk membuka sebuah usaha. Kesuksesan usaha Anda tergantung dari niat, tekad dan usaha Anda. Salam sukses.

10 RAHASIA WASIAT RED STEVENS


RED STEVENS adalah pengusaha kaya raya dan punya aset bisnis dimana-mana. semua itu didapatkan dari hasil pemikiran dan kerja kerasnya sendiri selama berpuluh-puluh tahun.
Red Stevens punya anak namanya JASON STEVENS yang mulai beranjak dewasa. Ada keinginan besar dalam diri Red stevens untuk melimpahkan seluruh kekayaannya pada anaknya tercinta. tapi sebelum itu, Red stevens akan memberikan sebuah pelajaran berharga, yaitu wasiat penting dari rahasia bisnisnya selama ini.
10 wasiat rahasia itu adalah :
1. NIKMAT KERJA
Kecil atau besar, mudah atau sulit, pekerjaan yang kita jalani harus kita nikmati dan jangan mudah mengeluh. jika kita menikmati apa yang kita kerjakan, sudah pasti akan membuat hati dan pikiran selalu tenteram dan damai.
2. PENTINGNYA UANG
Menghargai uang dan bersikap bijak terhadap uang yang kita punya adalah sifat yang terbaik untuk menjalani kehidupan masa kini dan yang akan datang.
3. PERANAN TEMAN
Manusia tidak bisa hidup sendiri, sosial bukan individualis.Semakin kita punya banyak teman dan sahabat,disetiap keadaan baik suka ataupun duka akan selalu ada untuk kita.
4. PEMBELAJARAN TERUS
Belajar dari pengalaman setiap harinya dan menjadikan itu sebagai pembelajaran yang berharga.
5. MENANGGULANGI MASALAH
Masalah harus dihadapi, bukan untuk ditakuti.
6. PERAN KELUARGA
seberapapun kaya anda atau punya harta yang tidak ada batasnya, keluarga merupakan harta yang tak ternilai harganya.Peran keluarga sangat penting bagi stabilnya keadaan jiwa seseorang.
7. MU’JIZAT TERTAWA
Tertawa melepaskan kepenatan,kebencian,penyakit hati dan pengobat stress dan begitu banyak mukjizat lainnya yang tidak kita sadari.
8. PUNYA IMPIAN
Jika ingin sukses,maka BERMIMPILAH!!!!!
9. MEMBERI DAN MENDAPATKAN
Menolong orang yang lemah dan tak segan memberikan bantuan pada orang lain niscaya harta kita tak kan berkurang, tentunya akan semakin bertambah atas kehendak yang Kuasa.
10. BERSYUKUR
Ucapkan syukur ketika mendapatkan rezeki sekecil apapun itu.Orang yang bersyukur akan bertambah banyak rezeki yang akan didapat.

2 wasiat penutup
1. Selalu anggap hari ini hari terakhir.
menganggap hari ini hari terakhir dalam hidup menjadikan kita selalu bersemangat dan selalu dekat pada Tuhan.
2. Hadiah Cinta.
Jadikan hari-hari kita sebagai hadiah terindah dan berikan hadiah cinta pada orang-orang yang kita sayangi.

KESIMPULAN
1. Kasih sayang jangan memanjakan
2. Halangan adalah kesempatan untuk menjadi besar, kuat dan pintar
3. Keputusan dan maha karya hebat lahir dari rasa cinta
4. Lakukan semua pekerjaan dengan cara terbaik, karena ini adalah hari yang terakhir dalam hidupmu

sumber : milis

Prosedur Perawatan Engine Bensin Dan Pemeriksaan

Engine yang sudah dioperasikan akn mengalami perubahan fisik pad komponen - komponennya seperti pada: blok motor, kepala silinder, mekanik katup, poros engkol, kelengkapan piston, poros nok dan lainnya. Perubahan fisik tersebut dapat menggangu kinerja mesin. Untuk mengatasi hal tersebut perlu dilakukan perawatan secara rutin/berkala, agar tingkat perubahan yang terjadi dapat ditekan seminimal mungkin. Peawatan rutin komponen –komponen engine dilakukan tidak secara langsung pada komponen – komponen tersebut diatas, tatapi pada system – system yang mendukung kinerja mesin. Pada industry perotomotifan perawatan rutin terhadap komponen – komponen engine disebu dengan tune-up engine. Adapun perawatan yang dimaksud meliputi:
1. Perawatan system pendinginan
Gangguan pada system pendinginan secara umum akan berakibat meningkatnya suhu kerja engine yang akhirnya akan mengganggu kinerja engine. Gangguan langsung yang dirasakan antara lain: tenaga berkurang, bahan bakar boros, komponen – komponen engine mengalami kerusakan pekerjaan perawatan berkala pada system pendinginan meliputi:
a. Pemeriksaan tinggi air pendingin yang terdapat pada tangki penampung (reservoir). Jika tinggi air kurang isilah hingga garis full.
b. Memeriksa kondisi air pendingin
Periksalah air pendingin kemungkinan kotor terdat karat atau tercemar oli.
c. Memeriksa system pendinginan
Periksa kemungkinan terjadi:
1. Kerusakan fisik pada radiator atau slang radiator
2. Kerusakan pada klem slang radiator
3. Kisi – kisi radiator berkarat
4. Kebocoran pada pompa air, pipa radiator (core), penguras

d. Dengan menggunakan alat tes tutup radiator (radiator cap tester) periksalah kondisi pegas dan katup vakum dari tutup radiator. Tutup perlu diganti bila tekanan pembukaan dibawah angka spesifikasi pabrik, atau jika secara fisik rusak.
Tekanan pembukaaan katup:
STD : 0,75-1,05 kg/cm
Limit : 0,6 kg/cm
(sesuaikan dengan ketentuan manual)
e. Memeriksa tali kipas
1. Tali kipas diperiksa secara visual kemungkinan terjadi: retak, perubahan bentuk, aus atau terlalu keras, terkena oli atau paslin/grease.
2. Persinggungan yang tidak sempurna antara tali dan puli
f. Memeriksa dan menyetel tegangan tali kipas
Dengan tekanan 10 kg/cm, tekan tali seperti pada gambar defleksi/kelenturan tali:
Pompa air – alternator ; 7-11 mm
Engkol – compressor ; 11-14 mm
Bila tidak memenuhi spesifikasi pabrik lakukan penyetelan tali kipas dengan SST penyetelan tali kipas.
Tegangan tali kipas :
Baru :100-150 Lbs
Lama : 60-100 Lbs
(sesuai dengan ketentuan manual)
2. Membersihkan saringan udara/ air filter
Gangguan pada saringan udara akan berakibat tenaga engine berkurang dan bahan bakar boros. Adapun prosedur perawatannya sebagai berikut:
a. Melepas saringan udara dari engine. Jangan sampai ada benda yang masuk ke karburator
b. Hembuskan tekanan udara dari sisi dalam elemen
c. Bila elemen rusak atau terlalu kotorsupaya diganti
3. Memeriksa baterai
Kemampuan kerja baterai akan mengalami penurunan seiring dengan pemakaian. Kinerja baterai yang kurang baik akan menyebabkan; sulit untuk menstater engine, gannguan pada system penerangan dan peralatan tambahan (assesoris)
Perawatan baterai meliputi:
a. Pemriksaan secara visual:
Pemeriksaan baterai kemungkinan:
1. Penyangga baterai berkarat
2. Terminal longgar
3. Kontak baterai rusak atau bocor
b. Mengukur berat jenis elektrolit
1. Memeriksa berat jenis baterai dengan hydrometer
Berat jenis : 1,25- 1,27 pada suhu 20 C
2. Perikss jumlah elektrolit pada setiap sel. Ketinggian elektrolit harus berada antara garis upper level dan lower level
4. Memeriksa system pelumasan
System pelumasan merupakanbagian vital pada engine. Gangguan pada sitem pelumasan akan beakibat: suhu engine meningkat berlebihan, komponen komponen engine cepat aus dan tenaga mesin akan terasa berkurang. Perawatan pada system pelumasan meliputi:
a. Memeriksa tinggi oli
Tinggi oli harus berada antara garis L dan F, bia kurang harus ditambah, periksalah kemungkinan ada kebocoran, dan perbaikilah

b. Memeriksa kondisi oli
Periksa oli kemungkinan kotor, tercemar air atau sudah berubah warna karena terbakar
c. Mengganti saringan oli (oil filter)
1. Membuka saringan oli dengan SST
2. Pasang saringan oli baru dengan tangan sampai kencang
3. Hidupkan mesin dan periksa kebocoran
4. Matikan mesin dan periksa tinggi oli, bila kurang tambah
5. Memeriksa, membersihkan dan menyatel busi
Busi adalah komponenyang memberikan loncatan api untuk proses pembakaran. Bila busi kotor,rusak akan berakibat : tenaga engine kurang, engine tidak dapat idel, pincang dan sulit distater. Perawatan busi meliputi:
a. Pemeriksan busi secara visual
1. Kemungkinan retak, kerusakan pada ulir atau isolator
2. Keausan pada elektroda
3. Gasket rusak atau berubah bentuk
4. Elektroda terbakar atau kotor berlebihan
b. Membrsihkan busi
1. Jangan menggunakan pembersih busi terlalu lama
2. Hembuskan kompoun dan karbon pembersih dengan udara tekan
3. Bersihkan ulir dan permukaan luar isolator
c. Menyetel celah busi
Memeriksa semua celah busi dengan alat pengukur celah. Jika diperlukan setelah celah busi dengan membengkokkan elektroda busi
6. Memerisa kabel tegangan tinggi
Gangguan kabel tegangan tinggi pengapian akan berakibat: engine sulit distater, tidak dapat idel, pincang dan tenaga kurang. Hal ini dapat terjadi karena tahanan kabel menjadi sangat besar. Periksalah semua kabel tegangan tinggi tahanan kabel: kurang dari 25 k
7. Distributor
Gangguan pada distributor akan berakibat kinerja system pengapian tidak sempurna, yang akhirnya akn menggangu kinerja engine: engine sulit distater, tenaga kurang, panas berlebihan dan komponen – komponen utama engine cepat rusak. Adapun perawatannya meliputi:
a. Memeriksa tutup distributor
Pemeriksaan distributor serta rotor dari kemungkinan
1. Retak, berkarat, kotor atau terbakar
2. Terminal – terminal kotor atau terbakar
3. Pegas karbon terminal tengah lemah atau macet
b. Menyetel celah platina atau celah udara
1. Jika platina aus, rusak atau terbakar ganti yang baru
2. Stel celah platina: celah blok : 0,45 mm
3. Stel celah udara antara rotor dan proyeksi koil (pengapian elektronik). Celah udara; 0,2-0,4 mm
c. Menyetel sudut dwell
Periksa sudut dwell tester.
Sudut dwell :50 – 54
d. Memeriksa saat pengpian
Stel putaran mesin pada putaran idel, oktan selector pada posisi standar. Pada putaran maksimsl 950 Rpm saat pengapian antara 5 – 15 sebelum TMA (sesuai dengan spesifikasi pabrik). Penyetelan pengapian dengan merubah posisi distributor serta manggunakan alat timing light
Jangan menyetel dengan oktan selector.

e. Memeriksa kerja governor advancer
1. Rotor harus kembali dengan cepat setelah diputar searah putaran rotor dan dilepas.
2. Rotor tidak boleh terlalu kendor
f. Memeriksa governor advancer dengan engine hidup
Hidupkan engine dan lepaskan slang vakum pada distributor. Saat pengapian berubah – ubah sesuai putaran engine.
g. Memeriksa kerja vakum advancer
Hubungan slang vakum pada distributor. Oktan selector akan berubah – ubah sesuai putaran engine
8. Menyetel celah katup
Perubahan pada setelan celah katup akn berkibat pemasukan gas baru dan pengeluaran gas bekas terganggu dan akan menyebabkan tenaga engine berkurang, putaran idel terganggu dan suara berisik.
Adapun prosedur penyetelannya sebabai berikut:
a. Menempatkan tanda timing
1. Panaskan engine kemudian matikan
2. Tepatkan silinder no 1 pada TOP kompresi

b. Mengencangkan baut – baut kepala silinder dan penumbuk katup
1. Baut kepala silinder : 5,4 – 6,6 kg.m
2. Baut penumbuk katup : 1,8 – 6,6 kg.m

c. Menyetel celah katup
Celah katup diukur diantara batang katup dengan lengan penimbuk (rocker arm)
Celah katup isap : 0,20 mm, buang : 0,30 mm (sesuai dengan ketentuan manual)
Putar 1x putaran setel pada TOP kompresi silinder 1 dan 4
Putar 2x putaran setel pada TOP kompresi silinder 2 dan 3

PENGGUNAAN DAN PEMELIHARAAN SYSTEM PELUMAS

Sistem pelumasan
1. Cara kerja umum sistem pelumasan
Cara kerja sistem pelumasan adalah menyalurkan oli mesin kekomponen yang berputar dan bergeser agar mesin dapat bekerja dengan normal dan juga berperan penting sebagai pendingin. Dalam sistem pelumasan yang biasa digunakan pada kendaraan bermotor adalah system tekan, system percikan, dan system kombinasi
a. Sistem tekan
Sistem ini digunakan pada mesin besar dan mesin kendaraan. Dimana minyak pelumasnya berada dalam keadaan lebih dingin dari pada bagian mesin lainnya. Minyak ditekan dan dialirkan melalui berbagai saluran dengan pompa kesemua bagian yang membutuhkan seperti beberapa bantalan, poros, batang penggerak, pipa didalam kerangkamesin, dan kebagian lain yang akan dilumasi
b. Sistem percikan
system ini diguanakan pada mesin kecil yang berdaya rendah karena proses dan kontruksinya sederhana. Setiap kali pngkal batang penggerak (big end) mencebur kedalam mangkok pelumas, memercikan keatas ke dinding sislinder da bantalan-bantalan atau bagin-bagian lain yang harus dilumasi.
c. Sistem kombinasi
System ini digunakan untukmenjaga agar system pelumasan agar tetap bekerja dengan baik jika pompa mengalami gangguan. Pada system ini pompa minyak pelumas memompakan minyak pelumas dari bak minyak pelumas kedalam mangkok minyak pelumas dan pangkal batang penggerak bertugas memercikan minayk pelumas kebagian-bagian yang perlu dilumasi
2. Cara kerja komponen-komponen sistem pelumasan
a. Pompa pelumas
Pompa oli merupakan komponen penting diamana oli yang terkumpul dalam oli pan dihisap kedalam pompa oli melalui saringan dan pipa hisap yang kemudian dalirkan keseluruh komponen yang membutuhkan pelumasan. Pompa pelumas yang banyak diguankan pada kendaraan bermotor ada tiga jenis diantarnya :
1. Pompa pelumas jenis roda gigi
Pompa ini terdiri atas roda gigi penggerak (drive gear) dan roda gigi yang bergerak dan digerakkan oli camshaft. Jenis ini abanyak digunakn pada motor yang menggunakan prinsip kerja 4 langkah.
2. Pompa pelumas jenis sentrifugal (pompa rotor/trikoida)
Banayak diguanakn pada kendaraan bermotor dan motor diesel putaran tinggi, keistimewaan jenis ini adalah ringan dan tidak memakan banyak tempat serta sederhana. Pompa ini memiliki dua buah rotor yang porosnya tidak simetris yang apabila bergerak maka kedua rotor akan terjadi perubahan volume ruangan yang mangakibatkan trjadinya pemompaan.
3. Pompa pelumas jenis plunyer
Pompa ini umumnya dipakai pada motor 2 langkah sebagai pompa pelumas silinder dengan menggunakan oli samping. Pompa plunyer mempunyai komponen sebagi berikut :
1. Roda pompa
2. Roda gigi [enggerak
3. Ditribiutor
4. Plunyer
5. Pengatur langkah plunyer


b. Saringan minyak pelumas
Saringan oli digunakn untuk menyaring kotoran pada minyak pelumas yang akan beredar keseluruh komponen yang bergerak dan juga untuk menghindari dari kerusakan.
1. Fungsi-Fungsi System Pelumasan
System pelumsan merupakan bagia yang penting pada mesin yang didalmnya terdapat komponen-komonn yang bergerak dan bergesekan. Oleh karena itu, pelumasan sanhgat diperlukan agar kontaj langsun anatar dua permuakaan benda yang saling bergerak dapat dihindarkan. Sistem pelumasan fungsinya adalah :
a. Mencegah keausan
b. Mengurangi panas yang berlebihan
c. Mengurangi gesekan dan mncegah suara berisik yang ditimbulkan okleh dan permukaan yang saling bergesekan
d. Mencegah terjadinya korosi
e. Membersihkan kotoran
Dan sistem pelumasan juga harus dapat menjangkau semua bagian yang membutuhkan pelumasan yang cukup sesuai dengan kerjanya.
Bagian-bagian yang perlu diberi pelumasan dalah
a. Dinding silinder, torak, cicin torak, dan pena torak
b. Poros engkol beserta bantalannya
c. Poros nok dan bantal;annya
d. Meanisme katup
e. Rantai timing dan poros pompa


2. Fungsi Komponen-Komponen System Pelumasan
a. Pompa pelumas fungsinya untuk memompa minyak pelumas dari tempat pelumas untuk dialirkan kebagian-bagian yang membutuhkan pelumasan' jenis-jenisnya adalah : Jenis roda gigi, Jenis sentrifugal, Jenis plunyer.
b. Saringan minyak pelumas fungsinya untuk menyaring kotoranpada minyak pelumas yang akan beredar keseleruh komonen yang bergerak agar mesin tidak terjadi kerusakan.
c. Ventilasi ruang engkol fungsinya untuk menjaga kekentalan minyak pelumas atau mencegah terjadinya kerusakan minyak pelumas yang ada di dalam ruang engkol dari reaksi kimia yang terjadi akibat bercampurnya minyak pelumas dengan blow by gas (campuran bahan bakar da udara yang bocor dari silinder yang tidak ikut terbakar). Jenisnya dibedakan menjadi dua, diantranya : ventilasi terbuka dan ventilasi tertutup.
3. System pelumasan
A. Minyak Pelumas
Minyak pelumas bahan dasarnya dari minyak dasar mineral, minyak dasar alami atau minyak dasar sintesis yang berasal dari tambang yang diolah dengan cara penyulingan. Sedangkan jika minyak bumi sudah menipis maka minyak pelumas dapat dibuat dari minyak sintesis, nabatai, atau hewani.
Minyak dasar alami dapat berasal dari tumbuh-tumbuhan, minyak jarak, kopra, kelapa sawit dan emak hewan, sedangkan minyak dari sintesis terbuat dari bahan-bahan kimia yang digunakan untuk membuat minyak pelumas.
B. Viscositas minyak pelumas
Viscositas minyak pelumas menunjukkan kemampuan terhadap laju aliran minyak, viscositas dapat ditentukan dengan sample air, kemudian dialirkan melalui lubang pada viscometer.
Stanadar kekentalan yang diguanakn pada minyk pelumas adalah SAE (Society of Automotive Enginering) kemudian diikuti dengan W yang menunjukkan kekentalan minyak pelumas pada temperature -200C, sedang jika kekentalannya sampai temperatur 1000C tidak ditanda dengan W dan seterusnya. Minyak pelumas yang pada saat mesin mulai dihidupkan dan dapat memnuhi kebutuhan saat mesin sudah dihidukan maka disebut minyak pelumas serbaguna (multi grade)
C. Klaisifikasi minyak pelumas
Minyak pelumas dapat diklasifikasikan denagn standar American Petroleum Institute (API) dan dites sesuai dengan standarnya. Klasifikasi API juga menambah tingkat SAE nya.
Klasifikasi minyak peluams untuk mesin bensin :
Klasifikasi API Penggunaan dan Kualitas Oli
SA :Minyak murni tanpa bahan tambahan (additive)
SB :Untuk mesin ringan yang mengandung sedikit anti axidant
SC :Yang mengandung detergen, dispersent, anti oxident dll
SD :Untuk mesin yang beropersi dengan temperature tinggi, mengandung resisting,agent, anti aoxidant dll
SE :Untuk mesin sedang mengandung resisting,agent, anti aoxidant yang banyak
SF :Tingkat aliran tinggi dengan pemakaian resistane dan daya tahan yang lebih rendah

Klasifikasi minyak peluams untuk mesin diesel
Kalsifikasi API Penggunaan dan kualitas Oli
CA :Untuk mesin diesel operasi beban ringan
CB :Untuk mesin diesel operasi sedang
CC :Untuk mesin diesel memakai turbo charge, dan temperature sedang
CD :Untuk mesin diesel memakai turbo charge dengan kandungan sulfur pada bahan sedikit

Klasifikasi minyak peluams untuk roda gigi.
Kalsifikasi API Penggunaan dan kualitas Oli
GL¬1 :Mineral murni tapi jarang dipakai (roda gigi)
GL2 :Minyak hewani dan tumbuhan (worm gear)
GL3 :Mengandug bahan tambah extreme pressure resisting (tranmisi manual dan stering gear)
GL4 :Mengandug bahan extreme pressure resisting lebih banyak dari GL3 (hypoid gear)
GL5 :Kandungan extreme pressure resisting lebih banyak dari GL4,-dan kondisi lebih berat (differensial dilengkapi hypoid gear )

D. Pompa minayk pelumas
Pompa oli pada engine menggunakan system pelumasan tekan atau kombinasi percik dan tekan, ada empat macam diantaranya :
1. Pompa roda gigi
2. Pompa oli jenis rotor
3. Pompa oli jenis baling-baling (vane)
4. Pompa oli jenis plunyer
Katup pembatas tekanan
E. Pemeriksaan pompa minyak pelumas
Hal-hal yang perlu diperhatikan pada saat pemeriksaan :
1. Memriksa keausan pompa rotor
2. Memriksa keausan pompa roda gigi

F. Saringan oli dan system penyarinan
System penayringan oli ada tiga :
1. System penayringan Bypass
2. System penayringan paralel (shunt)
3. System penayringan aliran penuh (full flow)
G. Ventilasi ruang engkol
System pernapasan pada engine ada empat macam diantaanya :
1. Road draft
2. Maual
3. Positif crack case ventilatioanopen type
4. PVC close type
Memeriksa dan menguji katup motor
Untuk memeriksa baik tidaknya katup satu arah pada system pernapasan dilakukan dengan meniup jalan katup satu arah degan udara tekanan rendah dan apabila ditiup berlawanan arah harus tertutup.

H. Penunjuk tekanan minyak pelumas
Penunjuk tekanan minyak pelumas ada dua macam yaitu jenis mekanik dan menggunakan arus listrik, sedangan yang paling banyak digunakan adalah penunjuk tekanan minyak pelumas yang menggunakan arus listrik yang berjenis kontak tekan dan kumparan elektromagnetik

I. Pendingin oli (oli cooler)
Pendingin oli yang banyak digunakan adalah pendingin air yang ditempatkan dibawah radiator dan untuk menghindari dari penyumbatan maka dilengkapi dengan bypass ketika terjadi penyumbatan maka dapat langsung dialirkan melalui katup bypass


Troble shooting yang ada di system pelumasan
mesin dapat distater, tetapi tekanan oli tetap atau tidak ada tekanan
Kemungkinan Penyebab Kerusakannya Cara Perbaikannya
a. Minyak pelumas terlalu rendah

b. Komponen-komponen pompa

c. Saringan oli tersumbat
d. Katup pengatur tekanan oli rusak

e. Alat pengukur tekanan oli rusak





f. Minyak pelumas terlalu sedikit

g. Pakin atau sil yang berhubungan dengan saluran minyak pelumas bocor
a. Ganti minyak pelumas dengan minyak pelumas yang sesuai
b. Bongkar da periksa komponen-komponen pompa dan ganti jika aus
c. Ganti saringan oli
d. Bongkar katup pengatur tekanan oli ndn ganti jika rusak
e. 1. Buka sending unit dan hidupkan mesin. Papbila li memancar berarti alat pengontrol rusak
2. Periksa sistem pengontrol tekanan oli, perbaiki atau ganti jika rusak
f. Tambah minyak pelumas, sesuai kebutuhan
g. Ganti paking atau sil dengan baik
Pada waktu mesin beroperasi, tekanan oli brkkurang
Kemungkinan Penyebab Kerusakannya Cara Perbaikannya
a. Kekentalan minyak pelumas berkurang, karena mesin terlalu panas
b. Kerusakan pada bantlan
c. Tutup pembuanagn oli pada panci oli bocor
d. Sil pada poros engkol bocor a. Periksa mesin, setel sistem pangapian dan perbaiki sistem bahan bakar
b. Bongkar mesin dan prbaiki
c. Perbaiki tutup pembuanagn oli

d. Ganti sil engkol

Sistem Pelumasan Percik

A. Pengertian Sistem Pelumasan Percik
Sistem pelumasan percik merupakan sistem pelumasan yang menggunakan sendok pemercik untuk menyebarkan oli atau memberi pelumasan pada bagian-bagian engine yang bergesekan agar tidak cepat rusak akibat panas yang timbul. Komponen yang bersinggung harus diberi lapisan film untuk mengurangi gesekan dengan menggunakan oli. Ada banyak sistem atau cara untuk melumasi komponen yang bergesekan diantaranya sistem pelumasan percik, sistem pelumasan campur, sistem pelumasan rendam, sistem pelumasan injeksi dan sistem pelumasan paksa yang sekarang banyak digunakan. Pada engine untuk mengoptimalisasi sistem pelumasan biasanya digunakan beberapa sisitem sekaligus misalnya pada transmisi digunakan sistem rendam, mekanisme katup digunakan sistem paksa dan lain sebagainya.
Pada sistem pelumasan percik sendok pemercik dipasang pada poros engkol. Permukaan sendok permercik sebagian terendam oleh oli, jadi jika mesin berputar atau poros engkol berputar maka sendok pemercik juga ikut berputar sehingga memercikkan oli ke bagian engine yang dilumasi. Komponen yang sering dilumasi dengan sistem percik adalah dinding silinder, torak, pen torak, connectingrod dan poros engkol. Pada engine dengan katup samping sistem percik juga digunakan untuk melumasi mekanisme katup dan campshaft.



B. Konstruksi
Sendok pemercik pada sistem pelumasan percik berputar jika poros engkol berputar karena dipasang pada poros engkol. Sebagian dari sendok pemercik terendam oli dalam tampungan oli (bak oli). Bentuk sendok bermacam-macam ada yang hanya seperti pelat dan ada yang menyerupai sendaok yang memiliki seperti daun pemercik.
Sendok pemercik tidak menjadi satu unit dengan poros engkol, jadi merupakan komponen tersendiri. Apabila terjadi kerusakan pada sendok pemercik maka penggantian akan mudah dilaksanakan dan tidak memerlukan biaya mahal tanpa harus mengganti poros engkol. Biasanya pada engine cukup menggunakan satu sendok pemercik karena satu sendok pemercik yang dipasang pasa poros engkol sudah memenuhi sistem pelumasan. Hal ini terjadi karena sistem pelumasan percik hanya diterapkan pada engine yang ber rpm rendah dan berdaya rendah serta engine yang berkatup samping. Sistem ini biasanya hanya diterapkan pada engine single cylinder serta engine yang berukuran atau memiliki konstruksi yang kecil. Jarang sekali bahkan tidak ada engine multy cylinder (mobil) yang menggunakan pelumasan sistem percik.

C. Cara Kerja Sistem Pelumasan Percik
Cara kerja sistem pelumasan percik menggunakan putaran poros engkol sebagai sumber energi putar. Semakin tinggi putaran mesin maka semakin besar jumlah pelumasan.


Permukaan sendok pemercik sebagian terendam oli sehingga apabila poros engkol berputar maka sendok percik akan memercikkan oli. Volume oli dalam bak oli mempengaruhi jumah pelumasan. Semakin banyak jumlah oli dalam bak pelumas maka jumlah pelumasan akan semakin besar dan sebaliknya apabila jumlah volume oli berkurang maka jumlah pelumasan akan semakin berkurang juga. Oleh karena itu jumlah volume oli harus sesuai dengan spesifikasi. Gambar di atas, sistem pelumasan percik hanya digunakan untuk melumasi dinding silinder, torak bagian bawah dan samping, cincin torak, connectingrod dan poros engkol. Gambar di atas diterapkan pada sepeda motor dua langkah yang tidak menggunakan katup. Akan tetapi ada juga engine empat langkah yang menggunakan sistem pelumasan percik tetapi dengan konstruksi katup-katup samping.

D. Aplikasi Sistem Pelumasan Percik
Aplikasi sistem pelumasan percik banyak dijumpai pada kendaraan dua langkah yang kuno seperti pada vespa dan pada L2 Super. Sistem pelumasan percik hanya diterapkan pada engine yang mempunyai rpm dan daya rendah serta pada engine yang memiliki konstruksi katup-katup samping. Selain itu sistem ini hanya diaplikasikan pada kendaraan satu silinder dan bentuk engine yang relatif kecil. Pada engine multi silinder sudah menggunakan sistem paksa dan sistem rendam yang diterapkan pada transmisi dan differensial.
Sekarang ini juga masih ada engine yang menggunakan sistem percik seperti pada motor bensin 5,5 HP yang banyak digunakan pada mesin penggerak kompresor. Mesin tipe ini mempunyai konstruksi katup-katup yang disamping sehingga memungkinkan untuk digunakan sistem percik sehingga biaya produksi yang murah serta dengan sistem pelumasan sudah cukup terpenuhi. Pada mesin ini, sistem pelumasan digunakan untuk melumasi katup-katup juga.

E. Keuntungan dan Kelemahan Sistem Pelumasan Percik
Sistem pelumasan percik banyak memiliki kekuragan di bandingkan dengan keunggulan yang dimiliki, oleh karena itu sekarang sistem ini sudah jarang digunakan.
Beberapa kelemahan dari sistem pelumasan percik sebagai berikut :
1. Volume oli. Semakin tinggi volume oli maka sendok percik yang terendam akan semakin dalam maka jumlah oli yang dipercikkan akan bertambah, sebaliknya jika jumlah oli kurang maka jumlah oli yang dipercikkan akan berkurang juga.
2. Putaran mesin. Jumlah oli juga bergantung pada rpm mesin, semakin tinggi rpm mesin maka jumlah oli semakin banyak dan sebaliknya.
3. Posisi engine. Pada saat tanjakan dengan kondisi menurun maka jumlah oli yang dipercikkan akan berubah, jadi jumlah oli yang dipercikkan tidak stabil dan tidak sesuai dengan kebutuhan engine.
4. Aplikasi sistem pelumasan percik terbatas pada engine dengan konstruksi mesin kecil, rpm rendah, daya rendah dan konstruksi katup samping serta single silinder. Oleh karena itu jika diaplikasikan pada engine yang selain spesifikasi di atas maka jumlah oli tidak memenuhi, sebagai contoh pada engine multi silinder maka jumlah oli tidak memenuhi sehingga tidak digunakan sistem ini. Pada multi silinder banyak digunakan sistem paksa.
Sedangkan keunggulan dari sistem pelumasan percik adalah sebagai berikut
1. Konstruksi sederhana.
2. Biaya produksi yang murah.
3. Mudah dalam perawatan dan perbaikan.
Berdasarkan hal tersebut maka sistem pelumasan percik ditinggalkan diganti dengan sistem yang lebih baik yang tentunya lebih mudah diaplikasikan pada kendaraan jenis apapun dan tentunya yang terpenting adalah pulumasan sesuai dengan kebutuhan engine baik pada putaran tinggi maupun putaran rendah serta tidak terpengaruh oleh kondisi jalan.

ABS ( Anti-Lock Brake System )

Anti-Lock Brake System (ABS) terintegrasi dengan sistem pengereman konvensional. Anti-Lock Brake Sistem adalah system pengereman yang dikontrol secara elektrolik. Sistem ini menggunakan suatu unit komputer actuator yang gunanya untuk mengendalikan tekanan hidrolik yang menuju ke disc brake caliper semua roda mobil tersebut. Tanpa ABS manakala pengereman diterapkan dengan cukup kuat untuk mengunci roda mobil akan meluncur tak terkendali sebab tidak ada daya tarik antara ban dan permukaan jalan. Selagi roda sedang meluncur, pengendara hilang kendali juga. Saat Anti-Lock Brake Sistem mengerem, sistem menyediakan keselamatan kepada pengendara yang lebih tinggi melalui pencegahan roda dari penguncian. Anti-Lock Breke Sistem dalam pemakaian sistem pengereman normal tidak akan terpengaruh.
Anti-lock Brake Systems dirancang untuk mencegah terjadinya penguncian roda (wheel lockup) saat pengeman mendadak di segala medan jalan.
Hasil saat pengeraman adalah:
1. Roda tidak akan terkunci secara mendadak
2. Stabilitas mobil sewaktu dilakukan pengereman tetap mentap
3. Kendaraan tetap dapat dikendalikan dengan baik sewaktu pengereman mendadak atau berjalan pada tempat yang licin.

 Jika roda depan terkuci, mobil tidak mungkin bisa di arahkan
 Jika roda belakang terkunci, mobil bisa tidak stabil dan tergelincir ke salah satu sisi
 Jika permukaan jalan saat pengereman tidak rata, roda2 yang mengalami selip akan mudah terkunci dan mobil akan berputar putar . namun dengan sistem ABS mobil akan tetap stabil sampai mobil tersebut berhenti.
Sistem pengereman ini dapat mengontrol kerja rem pada masing-masing roda secara terpisah, yaitu dengan cara memasang sensor pada keempat rodanya. Dengan kata lain, menggunakan Anti-Lock Brake Sistem (ABS) kenyamanan dan keamanan berkendara akan dapat lebih ditingkatkan.

B. Prinsip Dasar Rem ABS (Anti-Lock Bare System)
Prinsip dasar dari rem ABS yaitu :
1. Gaya ban
Gaya dapat menyebabkan kendaraan bergerak , gaya ini disebut dengan gaya grafitasi, gaya angin (tahanan udara ) dan gaya ban (rolling resistance). pergerakan atau perpindahan gerak sesuai dengan yang diinginkan dapat diperoleh dengan melalui gaya ban.

Gaya ban terdiri dari komponen berikut :
- Driving force (FD) karena pengendalian
- Lateral force (FS) karena steering dan
- Normal force (FN) karena berat kendaran.

Lateral force (FS) mentransfer gerakan pengemudian terhadap jalan dan membuat kendaraan belok. Normal force (FN) ditentukan oleh berak kendaraan dan muatannya, karena itu berat komponen bertindak sebagai garis tegak lurus diatas ban. Besarnya suatu gaya dapat dipengaruhi oleh kondisi jalan. Ban dan cuaca, yaitu gaya gesekan antara roda dan permukaan jalan.

2. Hubungan antar gaya
Hubungan antara gaya gesek, gaya menyamping, gaya pengereman, dan gaya pengemudian dapat dijelaskan dengan siklus gesek (“friction circle”). Friction circle diasumsikan sebagai gaya gesek antara roda dan permukaan jalan pada semua arah. Juga dapat digunakan untuk menjelaskan hubungan antara gaya menyamping, gaya pengereman, dan gaya penggerak Saat berbelok pada kecepatan tetap, semua gaya gesek pada roda tertumpu pada sisi dimana roda berbelok. Saat berbelok dilakukan pengereman, sebagian dari gaya gesek ban dipakai sebagai gaya pengereman, sehingga mengurangi gaya buang kesamping. Akibatnya, dengan memutar kemudi saat melakukan pengereman maka gaya pengeremannya akan berkurang karena bagian ban yang bergesekan menjadi menyudut.


3. Gaya Gesek
Gaya gesek FR adalah sebanding sama dengan gaya normal FN :
FR = µB x FN
µB adalah koefisien gaya pengereman (atau koefisien gesek). Factor koefisien dapat dipengaruhi oleh karakteristik dari ban yang dipakai. Koefisien gaya pengereman adalah suatu ukuran pengiriman gaya pengereman. Untuk roda kendaraan, koefisien gaya pengereman mencapai nilai maksimalnya saat permukaan jalan dalam kondisi kering dan bersih dan hanya sedikit terdapat hambatan. Koefisien gaya pengereman tergantung pada kecepatan kendaraan. Saat mengerem pada kecepatan tinggi, roda-roda bisa terkunci jika koefisien gaya pengeremannya kecil dimana tidak ada lagi daya cengkram antara roda dan jalan.

4. Slip
Saat mobil melaju atau mengerem, terjadi gaya fisik yang rumit antara bagian ban dengan jalan. Elemen – elemen pada karet ban mengalami distorsi mengakibatkan ban meluncur sendiri, meskipun roda belum terkunci. Satuan ukuran komponen yang meluncur pada gerakan memutar adalah selip. Ini berarti bahwa untuk mendapatkan pengereman maksimum dibutuhkan beberapa putaran roda. Nilai optimum selip akan berkurang jika gesekan antara ban dan jalan juga berkurang. Rem selip terjadi segera setelah roda mulai berputar lebih lambat dari kecepatan kendaraaan.

5. Lateral force (side force)
Gaya pengereman dan gaya penggerak bereaksi pada kontak area dimana roda berputar, disitu juga terdapat gaya menyamping “Lateral force”. Gaya menyamping adalah dasar daya yang terjadi saat mobil berbelok. Dasar gaya selama kendaran berbelok adalah gaya dari bagian ban yang bergesekan dengan permukaan jalan untuk kembali pada bentuk semula. Gaya ini mendorong ban kesamping menahan permukaan jalan, sehingga disebut dengan gaya samping (Side force). Dan gerakan yang dibangkitkan oleh perubahan ban tersebut disbut dengan “Over turning moment”.

6. Understeering dan oversteering
Jika kita mempertahankan putaran kemudi pada sudut yang tetap dan berjalan dengan kecepatan yang tetap akan mengakibatkan mobil berputar dengan radius tetap. Dengan menambah kecepatan pada titik ini, dapat mengakibatkan mobil bergerak keluar dari lingkaran dikarenakan adanya “Understeering”, atau bergerak kedalam lingkaran dikarenakan “Oversteering”. Karakter dari actual steering (Understeering atau Oversteering) ini tergantung dari kendaraan itu sendiri yang dihubungkan dengan distribusi berat antara roda depan dan belakang, spesifikasi ban, karakteristik suspensi, dan cara pengendaraannya.

C. KONSTRUKSI ABS
Dibawah ini adalah konstruksi Anti-Lock Brake Sistem (ABS) secara umum :
Adapun komponen utama dari Anti-Lock Brake Sistem (ABS), yaitu :
a) Hidrolic Unit
fungsinya sebagai panghasil dan pengatur tekanan minyak rem sesuai sinyal yang diterima dari ABS control unit.
b) ABS control unit
fungsinya sebagai penerima dan pengolah data computer yang diperoleh dari wheel speed sensor dan selanjutnya akan ditentukan besar kecilnya tekanan minyak rem untuk masing-masing roda.
c) ABS wheel speed sensor dan rotor
fungsinya sebagai peghitung kecepatan roda, Dengan cara memberikan sinyal elektrolis ke ABS control unit, ABS wheel speed sensor dipasangkan pada keempat roda mobil.
d) ABS relay
fungsinya sebagai pengontrol aliran arus listrik yang menju ke hidrolic unit, solenoid valve, dan motor hidraulik.


D. JENIS-JENIS ANTI-LOCK BRAKE SISTEM (ABS)
1) ABS dengan 4-SENSOR 4-CHANNEL
Jenis ini umumnya dipakai untuk mobil FF (Front engine Front driving) yang memakai X-brake lines. Roda depan dikontrol tersendiri dan kontrol roda belakang biasanya mengikuti select-low logic agar mobil bisa stabil saat ABS bekerja.
Jenis ABS ini mempunyai 4 wheel sensor dan 4 hydraulic control channel dan masing-masing mengontrol secara tersendiri. Sistem ini mempunyai tingkat keamanan dan jarak pemberhentian yang lebih pendek di berbagai macam kondisi jalan. Namun apabila permukaan jalannya licin, besar gaya rem antara kanan dan kiri yang tidak rata akan mengakibatkan terjadi gerakan Yawing pada bodi kendaraan sehingga bisa mengurangi kestabilan. Karena itulah, kebanyakan mobil yang dilengkapi dengan tipe 4 channel ABS memasukkan satu select low logic pada roda belakang agar mobil tetap stabil, di berbagai macam kondisi jalan.

2) ABS dengan 4-SENSOR 3-CHANNEL
Jenis ini umumnya dipakai dipakai untuk mobil FF (Front engine Front driving), kebanyakan berat kendaraan terpusat di roda depan dan berat titik tengah kendaraan saat direm juga berpindah ke depan hampir 70%, gaya pengereman ini dikontol oleh roda depan. Artinya adalah kebanyakan tenaga pengereman dibangkitkan oleh roda depan, sehingga agar ABS bisa efektif, maka diperlukan pengaturan tersendiri (independent control) pada roda depan.
Namun demikian, roda belakang yang gaya pengeremannya lebih sedikit, juga sangat penting untuk memastikan kendaraan aman saat dilakukan pengereman. Karena itulah apabila saat ABS roda belakang bekerja di permukaan jalan yang licin, maka independent control pada roda belakang mengatur agar gaya pengereman roda-roda belakang tidak merata sehingga mobil mengalami yawing. Untuk menghindari gerakan yawing ini dan untuk menjaga agar mobil tetap aman saat ABS bekerja di berbagai kondisi jalan, maka tekanan rem roda belakang diatur berdasarkan kecenderungan roda mana yang mengalami lock-up. Konsep pengaturan ini dikenal dengan ‘Select-low control’.

3) ABS dengan 3-SENSOR 3-CHANNEL
Roda depan dikontrol tersendiri namun untuk roda belakang dikontrol secara bersamaan oleh satu wheel speed sensor (khususnya differential ring gear). Mobil yang dilengkapi dengan H-bake line system mempunyai sistem kontrol ABS jenis ini. 2 channel untuk roda depan dan satunya lagi untuk roda belakang. Roda belakang dikontrol bersama dengan select low control logic.
Untuk X-brake line system, diperlukan 2 channels (2 brake port di dalam unit ABS) untuk mengatur roda belakang dikarenakan masing-masing roda belakang mempunyai jalur rem yang berbeda.

4) ABS dengan 1-SENSOR 1-CHANNEL
Hanya mengatur tekanan roda belakang oleh satu sensor. Dipakai Untuk mobil yang dilengkapi dengan H-bake line system, hanya untuk mengontrol tekanan roda belakang. Pada rear diffirential dipasang satu wheel speed sensor yang berfungsi untuk mendeteksi kecepan roda. Cara kerjanya adalah saat dilakukan pengereman mendadak roda depan akan terkunci, sehingga kestabilan kemudi mobil akan hilang dan jarak henti pada permukaan jalan yang mempunyai daya gesek rendah (low) juga akan bertambah jauh. Sistem ini hanya akan membantu untuk penghentian lurus.

E. CARA KERJA ABS
Ketika pedal rem diinjak, kecepatan roda akan berkurang selanjutnya roda cenderung terkunci. Pada titik ini ABS control unit akan menghitung perbedaan atau perbandingan kecepatan roda dengan kecepatan kendaraan. Jika angka perbandingan tersebut besar, ABS control unit segera memerintahkan untuk mengurangi tekanan minyak rem pada caliper.
Ketika tekanan hidrolik turun, kecepatan roda akan naik dan control unit akan segera memantau kecepatan roda tersebut. Setelah kecepatan roda bertambah, control unit akan menyimpulkan bahwa roda terlalu lama tidak terkunci dan selanjutnya akan memerintahkan untuk menambah tekanan minyak rem. Oleh karena itu, roda akan segera terkunci kembali. Dengan demikian, kecepatan dan pengereman mobil akan terkontrol kembali.
Sewaktu pedal rem diinjak, system ABS akan memberikan perlambatan kecepatan kendaraan secara berangsur-angsur sampai kendaraan benar-benar berhenti. Keadaan ini terjadi karena adanya penambahan dan pengurangan tekanan minyak rem secara periodic sampai mobil benar-benar berhenti dalam interval waktu yang sangat singkat.

Bereaksi Dan Bertindak

Perbedaan antara negara berkembang (miskin) dan negara maju (kaya) tidak tergantung pada umur negara itu

Contohnya negara India dan Mesir, yang umurnya lebih dari 2000 tahun, tetapi mereka tetap terbelakang (miskin)

Di sisi lain ?Singapura, Kanada, Australia & New Zealand? negara yang umurnya kurang dari 150 tahun dalam membangun, saat ini mereka adalah bagian dari negara maju di dunia, dan penduduknya tidak lagi miskin

Ketersediaan sumber daya alam dari suatu negara juga tidak menjamin negara itu menjadi kaya atau miskin

Jepang mempunyai area yang sangat terbatas. Daratannya, 80% berupa pegunungan dan tidak cukup untuk meningkatkan pertanian & peternakan

Tetapi, saat ini Jepang menjadi raksasa ekonomi nomor dua di dunia. Jepang laksana suatu negara ?industri terapung? yang besar sekali, mengimpor bahan baku dari semua negara di dunia dan mengekspor barang jadinya

Swiss tidak mempunyai perkebunan coklat tetapi sebagai negara pembuat coklat terbaik di dunia. Negara Swiss sangat kecil, hanya 11% daratannya yang bisa ditanami.

Swiss juga mengolah susu dengan kualitas terbaik. (Nestle adalah salah satu perusahaan makanan terbesar di dunia). Swiss juga tidak mempunyai cukup reputasi dalam keamanan, integritas, dan ketertiban ? tetapi saat ini bank-bank di Swiss menjadi bank yang sangat disukai di dunia.

Para eksekutif dari negara maju yang berkomunikasi dengan temannya dari negara terbelakang akan sependapat bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan dalam hal kecerdasan

Ras atau warna kulit juga bukan faktor penting. Para imigran yang dinyatakan pemalas di negara asalnya ternyata menjadi sumber daya yang sangat produktif di negara-negara maju/kaya di Eropa

Lalu??. apa perbedaannya?

Perbedaannya adalah pada sikap/perilaku masyarakatnya, yang telah dibentuk sepanjang tahun melalui kebudayaan dan pendidikan.

Berdasarkan analisis atas perilaku masyarakat di negara maju, ternyata bahwa mayoritas penduduknya sehari-harinya mengikuti/mematuhi prinsip-prinsip dasar kehidupan sebagai berikut.

# Prinsip dasar kehidupan Etika, sebagai prinsip dasar dalam kehidupan sehari-hari
# Kejujuran dan integritas
# Bertanggung jawab
# Hormat pada aturan & hukum masyarakat
# Hormat pada hak orang/warga lain
# Cinta pada pekerjaan
# Berusaha keras untuk menabung & investasi
# Mau bekerja keras
# Tepat waktu

Di negara terbelakang/miskin/ berkembang, hanya sebagian kecil masyarakatnya mematuhi prinsip dasar kehidupan tersebut

Kita bukan miskin (terbelakang) karena kurang sumber daya alam, atau karena alam yang kejam kepada kita.

Kita terbelakang/lemah/miskin karena perilaku kita yang kurang/tidak baik. Kita kekurangan kemauan untuk mematuhi dan mengajarkan prinsip dasar kehidupan yang akan memungkinkan masyarakat kita pantas membangun masyarakat, ekonomi, dan negara.

Kita harus mulai dari mana saja. Kita ingin BERUBAH dan BERTINDAK!

dan ??. PERUBAHAN DIMULAI DARI DIRI KITA SENDIRI

Catatan Andhika Hantyo Permadi

Psikologi Warna

WARNA-warni memiliki efek psikologis. Efeknya berpengaruh terhadap pikiran, emosi, tubuh, dan keseimbangan. Aplikasi warna pada sebuah ruangan dapat menghasilkan kesan perasaan yang semakin luas atau justru kebalikannya.

Berikut ini sifat-sifat psikologis beberapa warna:

* Merah - Berani, penuh semangat, agresif, memicu emosi, dan menarik perhatian. Secara positif, warna merah mengandung arti cinta, gairah, berani, kuat, agresif, merdeka, kebebasan, dan hangat. Negatifnya adalah punya arti bahaya, perang, darah, anarki, dan tekanan.

* Kuning - Menciptakan perasaan optimis, percaya diri, pengakuan diri, akrab, dan lebih kreatif. Kuning juga dapat merugikan kita karena menyampaikan pesan perasaan ketakutan, kerapuhan secara emosi, depresi, kegelisahan, dan keputusasaan. Pilihan warna kuning yang tepat dan penggunaan yang sesuai akan mengangkat semangat kita dan lebih percaya diri.

* Hijau - berarti kesehatan, keseimbangan, rileks, dan kemudaan. Unsur negatif warna ini di antaranya memberi kesan pencemburu, licik, terasa jenuh, serta dapat melemahkan pikiran dan fisik. Di dalam sejarah China, warna hijau adalah warna perempuan. Lain dengan budaya muslim, yang menganggap warna hijau adalah warna yang suci. Warna untuk perdamaian juga hijau.

* Biru - Melambangkan intelektualitas, kepercayaan, ketenangan, keadilan, pengabdian, seorang pemikir, konsistensi, dan dingin. Selain itu, dapat memicu rasa depresi dan ragu-ragu. Biru gelap akan membantu berpikir tajam, tampil jernih, dan ringan. Biru muda akan menenangkan dan menolong berkonsentrasi dengan tenang. Terlampau banyak biru akan menimbulkan rasa terlalu dingin, tidak akrab, dan tak punya emosi atau ambisi.

* Ungu - Memberi efek spiritual, kemewahan, keaslian, dan kebenaran. Ungu mampu menunjang kegiatan bermeditasi dan berkontemplasi. Kemerosotan dan mutu yang jelek adalah sifat-sifat negatif warna ini.

* Putih - Warna murni, suci, steril, bersih, sempurna, jujur, sederhana, baik, dan netral. Warna putih melambangkan malaikat dan tim medis. Warna ini juga bisa berarti kematian karena berkonotasi kehampaan, hantu, dan kain kafan.

* Abu-abu - Bijaksana, dewasa, tidak egois, tenang, dan seimbang. Warna abu-abu juga mengandung arti lamban, kuno, lemah, kehabisan energi, dan kotor. Karena warnanya tergolong netral atau seimbang, warna ini banyak dipakai untuk warna alat-alat elektronik, kendaraan, perangkat dapur, dan rumah.

* Hitam - Berkesan elit, elegan, memesona, kuat, agung, teguh, dan rendah hati. Kesan negatifnya adalah hampa, sedih, ancaman, penindasan, putus asa, dosa, kematian, atau bisa juga penyakit. Tak seperti putih yang memantulkan warna, hitam menyerap segala warna. Dengan hitam, segala energi yang datang akan diserap. Walau mampu memesona dan berkarakter kuat, tapi banyak orang yang takut akan "gelap". Warna hitam berkonotasi gelap.

Catatan Andhika Hantyo Permadi