Untuk menjadi member DBS & mendapatkan seluruh fasilitas yang ada, Anda cukup menyetorkan Rp.200.000,- dengan rincian:
Rp.50.000,- sebagai biaya registrasi dengan akad Ujroh (1) (membership fee), dan
Rp.150.000,- untuk pembelian produk wajib sistem chip keagenan pulsa dengan akad Bai’ Al
Murobahah (2) (akad jual beli putus) cukup satu kali seumur hidup tanpa perlu registrasi ulang.
Fasilitas Member DBS
1. Asuransi Kecelakaan Gratis
2. Kartu Diskon di lebih dari 5000 Merchant Ternama
3. Training & Seminar-seminar Pengembangan Diri
4. Education Pack (Termasuk e-book senilai lebih dari Rp.750.000,-)
PRODUK-PRODUK & BONUS DBS
1. DBS Chip Keagenan Pulsa All-Operators (included Snoop DBS Mobile Advertizer, DBS SMS, DBS Taushiah, dll) Rp.150.000,-
Setiap pembelian Chip Keagenan Pulsa, agen akan mendapatkan Bonus Deposit Pulsa Bersyarat* sejumlah Rp.125.000,- yang dapat ditambahkan ke deposit top-up agen tersebut dengan dua cara yaitu:
a. Akumulasi Top-up Deposit pulsa. Tiap akumulasi Rp.1.000.000,- maka saldo deposit top-up agen tersebut akan ditambah Rp.1.000,-
b. Setiap pembagian bonus pulsa dengan nominal berapapun, akan ditambah Rp.5.000,-
Demikian Saldo Bonus Deposit Pulsa Bersyarat ini akan terus terdebit sampai Rp.0,-
Bonus Deposit Pulsa Bersyarat ini tidak dapat dicairkan langsung dalam bentuk cash maupun pulsa.
Apabila terjadi omset penjualan dari produk pertama ini, maka Anda akan mendapatkan:
1. Bonus Penjualan Langsung Rp.20.000,-
2. Bonus Pengembangan Rp.30.000,- (Rp.7.500,- berbentuk deposit pulsa) dengan maksimal 12 bonus pengembangan per hari.
3. Bonus Penjualan Group Rp.1.000,- s/d 20 kedalaman
4. Bonus Duplikasi Pengembangan Rp.2.000,- s/d 3 Generasi
* Promo s/d waktu yang belum ditentukan.
2. DBS Webmatic, Rp.300.000,- (belum termasuk PPN)
Bonus Penjualan Langsung Rp.20.000,-
Bonus Penjualan Group Rp.5.000,- s/d 10 Generasi
3. DBS Syifanoni, Rp.90.000,- (belum termasuk PPN)
Bonus Penjualan Langsung Rp.5.000,-
Bonus Penjualan Group Rp.2.000,- s/d 10 Generasi
4. DBS Habbazzaitun, Rp.90.000,- (belum termasuk PPN)
Bonus Penjualan Langsung Rp.5.000,-
Bonus Penjualan Group Rp.2.000,- s/d 10 Generasi
5. Super Leader Rp.90.000,- (belum termasuk PPN)
Bonus Penjualan Langsung Rp.5.000,-
Bonus Penjualan Group Rp.2.000,- s/d 10 Generasi
Transaksi pembelian ke-empat produk DBS diatas dilakukan dengan akad Bai’Al Murobahah, termasuk pembelian penambahan Chip Transaksi Pulsa All-operators akadnya adalah Bai’Al Murobahah.
Apabila seseorang menjadi agen pemasaran perusahaan untuk memasarkan ke-empat produk diatas, maka agen tersebut akan mendapatkan fee (bonus) sesuai dengan aturan yang ditentukan oleh perusahaan, mengikuti akad Wakalah Taswiq bil Ujroh (3)
Home » All posts
Marketing Plan DBS
Berpikir Positif itu Penting
Hukum Pygmalion - Hukum Berpikir Positif
Pygmalion adalah seorang pemuda yang berbakat seni memahat. Ia sungguh piawai dalam memahat patung. Karya ukiran tangannya sungguh bagus. Tetapi bukan kecakapannya itu menjadikan ia dikenal dan isenangi teman dan tetangganya.
Pygmaliondikenal sebagai orang yang suka berpikiran positif. Ia memandang segala sesuatu dari sudut yang baik.
* Apabila lapangan di tengah kota becek, orang-orang mengomel. Tetapi Pygmalion berkata, “Untunglah, lapangan yang lain tidak sebecek ini.”
* Ketika ada seorang pembeli patung ngotot menawar-nawar harga, kawan-kawan Pygmalion berbisik, “Kikir betul orang itu.” Tetapi Pygmalion berkata, “Mungkin orang itu perlu mengeluarkan uang untuk urusan lain yang lebih perlu”.
* Ketika anak-anak mencuri apel dikebunnya, Pygmalion tidak mengumpat. Ia malah merasa iba, “Kasihan, anak-anak itu kurang mendapat pendidikan dan makanan yang cukup di rumahnya.”
Itulah pola pandang Pygmalion. Ia tidak melihat suatu keadaan dari segi buruk, melainkan justru dari segi baik. Ia tidak pernah berpikir buruk tentang orang lain; sebaliknya, ia mencoba membayangkan hal-hal baik dibalik perbuatan buruk orang lain.
Pada suatu hari Pygmalion mengukir sebuah patung wanita dari kayu yang sangat halus. Patung itu berukuran manusia sungguhan. Ketika sudah rampung, patung itu tampak seperti manusia betul. Wajah patung itu tersenyum manis menawan, tubuhnya elok menarik.
Kawan-kawan Pygmalion berkata, “Ah,sebagus- bagusnya patung, itu cuma patung, bukan isterimu.”
Tetapi Pygmalion memperlakukan patung itu sebagai manusia betul. Berkali-kali patung itu ditatapnya dan dielusnya.
Para dewa yang ada di Gunung Olympus memperhatikan dan menghargai sikap Pygmalion, lalu mereka memutuskan untuk memberi anugerah kepada Pygmalion, yaitu mengubah patung itu menjadi manusia betul.. Begitulah, Pygmalion hidup berbahagia dengan isterinya itu yang konon adalah wanita tercantik di seluruh negeri Yunani.
Nama Pygmalion dikenang hingga kini untuk mengambarkan dampak pola berpikir yang positif. Kalau kita berpikir positif tentang suatu keadaan atau seseorang, seringkali hasilnya betul-betul menjadi positif.
Misalnya,
* Jika kita bersikap ramah terhadap seseorang, maka orang itupun akan menjadi ramah terhadap kita.
* Jika kita memperlakukan anak kita sebagai anak yang cerdas, akhirnya dia betul-betul menjadi cerdas.
* Jika kita yakin bahwa upaya kita akan berhasil, besar sekali kemungkinan upaya dapat merupakan separuh keberhasilan.
Dampak pola berpikir positif itu disebut dampak Pygmalion.Pikiran kita memang seringkali mempunyai dampak fulfilling prophecy atau ramalan tergenapi, baik positif maupun negatif.
* Kalau kita menganggap tetangga kita judes sehingga kita tidak mau bergaul dengan dia, maka akhirnya dia betul-betul menjadi judes.
* Kalau kita mencurigai dan menganggap anak kita tidak jujur, akhirnya ia betul-betul menjadi tidak jujur.
* Kalau kita sudah putus asa dan merasa tidak sanggup pada awal suatu usaha, besar sekali kemungkinannya kita betul-betul akan gagal.
Pola pikir Pygmalion adalah berpikir, menduga dan berharap hanya yang baik tentang suatu keadaan atau seseorang. Bayangkan, bagaimana besar dampaknya bila kita berpola pikir positif seperti itu. Kita tidak akan berprasangka buruk tentang orang lain.
Kita tidak menggunjingkan desas-desus yang jelek tentang orang lain. Kita tidak menduga-duga yang jahat tentang orang lain.
Kalau kita berpikir buruk tentang orang lain, selalu ada saja bahan untuk menduga hal-hal yang buruk. Jika ada seorang kawan memberi hadiah kepada kita, jelas itu adalah perbuatan baik. Tetapi jika kita berpikir buruk,kita akan menjadi curiga, “Barangkali ia sedang mencoba membujuk,” atau kita mengomel, “Ah, hadiahnya cuma barang murah.” Yang rugi dari pola pikir seperti itu adalah diri kita sendiri. Kita menjadi mudah curiga. Kita menjadi tidak bahagia.
Sebaliknya, kalau kita berpikir positif, kita akan menikmati hadiah itu dengan rasa gembira dan syukur, “Ia begitu murah hati. Walaupun ia sibuk, ia ingat untuk memberi kepada kita.”
Warna hidup memang tergantung dari warna kaca mata yang kita pakai.
* Kalau kita memakai kaca mata kelabu, segala sesuatu akan tampak kelabu. Hidup menjadi kelabu dan suram. Tetapi kalau kita memakai kaca mata yang terang, segala sesuatu akan tampak cerah. Kaca mata yang berprasangka atau benci akan menjadikan hidup kita penuh rasa curiga dan dendam. Tetapi kaca mata yang damai akan menjadikan hidup kita damai.
Hidup akan menjadi baik kalau kita memandangnya dari segi yang baik. Berpikir baik tentang diri sendiri. Berpikir baik tentang orang lain. Berpikir baik tentang keadaan. Berpikir baik tentang Tuhan.Dampak berpikir baik seperti itu akan kita rasakan.. Keluarga menjadi hangat. Kawan menjadi bisa dipercaya. Tetangga menjadi akrab. Pekerjaan menjadi menyenangkan. Dunia menjadi ramah. Hidup menjadi indah. Seperti Pygmalion, begitulah.
MAKE SURE YOU ARE PYGMALION and the world will be filled with positive people only…….. ….how nice!!!!
System for Succes in DBS
Sekali lagi sukses, Anda telah berada di jalur yang benar menuju kesuksesan Anda!!
Student Today, Entrepreneur Tomorrow (Belajar Dari Pesantren)
Oleh: Alfanny
Mungkin inilah salah satu warisan kolonial Belanda yang masih kuat melekat dalam mental rakyat Indonesia. Cita-cita menjadi pegawai negeri. Ya, hampir setiap anak muda di negeri ini bercita-cita menjadi pegawai negeri, bukan swasta apalagi pengusaha!
Berdasar kalkulasi Ciputra, seorang pengusaha properti, jumlah entrepreneur di tanah air saat ini baru sekitar 400 ribu orang atau 0,18 persen dari populasi. Padahal, untuk menjadi bangsa maju, Indonesia setidaknya butuh entrepreneur sebanyak 2 persen dari populasi. Untuk itu, Ciputra menyarankan agar pemerintah membentuk entrepreneurship center di setiap perguruan tinggi agar mampu mendidik para mahasiswa supaya dapat menciptakan lapangan kerja setelah menjadi sarjana.
Kurangnya minat para sarjana menjadi entrepreneur salah satunya memang disebabkan kurikulum perguruan tinggi yang tidak mendorong kreativitas wirausaha para mahasiswa. Universitas hanya mencetak calon-calon buruh terdidik yang hanya puas mendapat gaji dan tidak berani mengambil risiko memulai sebuah usaha.
Selain itu, warisan mental kolonialisme yang sangat mengagung-agungkan status sosial pamong praja (pegawai negeri) juga mengakibatkan sebagian besar orang tua lebih suka melihat anaknya menjadi pegawai negeri daripada pengusaha. Pemerintah kolonial Belanda di masa lampau memang secara sistematis mencoba mematikan kreativitas dan kemandirian rakyat Indonesia.
Jiwa entrepreneurship bangsa Indonesia mulai terkikis sejak VOC (1602-1799) menerapkan monopoli dagang di beberapa wilayah Indonesia. Para pelaut-pedagang Bugis pun terdesak oleh kehadiran VOC. Mereka terpaksa menyingkir jauh dari Nusantara bahkan sampai ke Madasgaskar, Afrika Selatan. Di belahan nusantara yang lain, berpindahnya pusat kerajaan Demak ke Pajang dan kemudian makin ke pedalaman, Mataram semakin mengikis jiwa wirausaha bangsa Indonesia, karena kerajaan Mataram Islam yang berpusat di pedalaman Jawa (Yogyakarta dan Surakarta) jelas tidak berorientasi niaga tapi lebih berorientasi pertanian subsistensi.
Situasi tersebut diperparah ketika Belanda menerapkan politik etis di bidang pendidikan yang hanya bertujuan mencetak tenaga-tenaga administratif-birokratis bagi kepentingan perkebunan dan pemerintahan. Pada masa itu, universitas favorit yang menjadi incaran utama para pelajar pribumi bukanlah THS (Technische Hooge School –cikal bakal ITB) ataupun STOVIA (cikal bakal Fakultas Kedokteran UI) tetapi OSVIA (sekolah pamong praja yang kini menjadi IPDN). Para orang tua yang mayoritas dari kalangan priyayi dan bupati pribumi berlomba-lomba memasukkan anaknya di OSVIA agar kelak dapat menggantikan dan meneruskan posisi orang tuanya di pemerintahan kolonial. Sejak itu Hindia-Belanda mendapat julukan ”Beambtenstaat” (negeri pegawai) akibat banyaknya jumlah pegawai negeri. Belanda jelas sangat diuntungkan oleh kondisi tersebut karena menangguk loyalitas tunggal dari para pegawai negeri tersebut.
Kondisi loyalitas tunggal para pegawai negeri tersebutpun diteruskan oleh rezim Orde Baru. Alih-alih menjadi ”civil servant” yang seharusnya melayani masyarakat, pegawai negeri di era Orde Baru pun harus menjadi hamba kekuasaan rezim Orde Baru. Para sarjana cerdas dari berbagai universitas favorit pun menjadi kehilangan kreativitas dan kemandirian ketika direkrut menjadi pegawai negeri. Kondisi tersebut jelas tidak mendorong tumbuhnya iklim entrepreneurship di kalangan terdidik Indonesia.
Sudah saatnya, pemerintahan saat ini memutus rantai ”negeri pegawai” ala Hindia-Belanda sekaligus mendorong jiwa entrepreneurship para sarjana dengan melakukan sejunlah langkah radikal antara lain melakukan reformasi birokrasi dan efisiensi besar-besaran jumlah pegawai negeri serta menyamakan status pegawai negeri dengan buruh/pekerja biasa yang diatur dalam UU Ketenagakerjaan sehingga pegawai negeri tidak mendapat keistimewaan tertentu seperti susah dipecat dan pensiun. Hal tersebut akan mendorong para sarjana dan pencari kerja tidak lagi memandang istimewa status pegawai negeri dan akan terdorong mencari pekerjaan swasta dan bahkan mulai berpikir untuk berwirausaha.
Semua pihak tampaknya perlu melihat kearifan tradisional lembaga pendidikan tertua di negeri ini, pesantren. Sejak dulu, pesantren menjadi lembaga pendidikan yang terkenal dengan kemandiriannya. Untuk membiayai roda aktivitasnya, pesantren sangat kreatif menciptakan peluang-peluang usaha yang bisa diciptakan dari aset yang dimiliki seperti agro-bisnis, peternakan, travel umroh, busana muslim dan lain-lain. Bahkan beberapa pesantren mampu menciptakan produk retail sendiri seperti kecap, air mineral dan lain-lain yang mampu bersaing dengan produk ritel lainnya. Jadi, tak usah-usah jauh-jauh belajar berwirausaha dari bangsa lain, cukup tengok negeri sendiri yang memiliki ribuan pesantren yang mampu mencetak lulusan siap pakai yang mampu berwirausaha dan layak berslogan ”student today, entrepreneur tomorrow”.
2 pola pekerjaan ; Paradigma Mencari Uang
Pola 1
dianut oleh 90% orang diseluruh dunia, sedangkan di Indonesia sekitar 97% masyarakat Indonesia menganut pola ekonomi seperti ini.
Orang (90%) KERJA hanya memiliki 10% uang yang beredar. Senantiasa bekerja setiap hari untuk mewujudkan RENCANA MASA DEPAN (RMD)
Artinya Anda harus terus bekerja untuk menghasilkan uang dan mewujudkan rencana masa depan, kita ambil contoh 2 pertanyaan :
1. Apakah Anda tetap menghasilkan uang apabila Anda tidak bekerja ?
2. Sendainya Anda kerja secara terus menerus perlu berapa tahun untuk mewujudkan rencana masa depan Anda ?
(coba dihitung dengan cara “sesuatu yang pengin Anda beli” dibagi dengan “jumlah uang yang bisa Anda tabung setiap bulannya!!”)
Robert Kiyosaki memberi nasehat, jika Anda masih di pola 1 sebaiknya Anda segera mempersiapkan diri masuk ke pola 2 mengapa?
Karena pada pola 1 :
1. Pola pekerjaan tidak aman, untuk mendapatkan uang harus membarterkan waktu & tenaga. Kalau suatu saat tidak mempunyai waktu atau tenaga ( kecelakaan, sakit, kena PHK, etc ) sehingga tidak bisa bekerja, maka tidak akan mendapatkan uang. Kemudian RMD??
2. Memiliki penghasilan yg Linier. Penghasilan rata-rata naik 0-20% per tahun padahal kebutuhan (BBM, tabung gas, air & listrik) naik 80-200% per tahun. Jadi hidup semakin lama semakin sulit. Bayangkan, sampai kapan kita bisa memenuhi kebutuhan hidup kita?
Pola 2
hanya dianut oleh sekitar 10% orang di dunia tetapi mereka menguasai 90% uang di dunia.
Orang (10%) KERJA membangun ASET menghasilkan UANG (90%) untuk mewujudkan RENCANA MASA DEPAN
Artinya Anda bekerja untuk membangun Aset Katakanlah hanya selama 6–12 bln. Asyiknya, setelah Aset terbentuk walaupun Anda tidak bekerja, Aset akan menghasilkan uang secara terus menerus, selain itu Pola 2 memiliki potensi penghasilan yang tidak terbatas. Jadi pasti dengan sangat mudahnya Anda dapat mewujudkan Rencana Masa Depan yang Anda inginkan. Namun tidak banyak orang yang menjalankan pola 2 ini. Banyak alasan yang menyebabkan mereka mengurungkan niatnya untuk membangun ASET. Salah satu diantaranya adalah terbatasnya MODAL dan kurangnya keahlian.
Sekarang permasalahannya aset itu seperti apa saja? Didalam buku Cashflow Quadrant, dijelaskan ada 3 cara membangun Aset.
3 CARA MEMBANGUN ASET
Aset Modal Resiko
1. Perusahan besar besar
2. Waralaba besar besar kecil
3. Waralaba pribadi kecil kecil kecil
Usaha yang kami tawarkan merupakan usaha di pola 2 melalui Personal Franchise (waralaba pribadi). Hanya dengan bekerja sama dengan PT Duta Future International & menjadi member DBS. Anda dapat membangun Aset masa depan Anda sendiri. Anda tidak perlu membayar lisensi yang besarnya ratusan juta sampai milyaran rupiah, seperti waralaba pada umumnya.
Anda hanya perlu membeli lisensi senilai Rp.200.000,- untuk mendapatkan HAK USAHA waralaba pribadi dari PT. DUTA FUTURE INTERNATIONAL. Sebagai mitra kerja, Anda akan mendapatkan komisi yang suatu saat nanti besarnya bahkan melebihi penghasilan orang yang membeli hak waralaba seperti : Alfamart bahkan Mc donalds. Sudah ada banyak bukti, seperti contoh para Leader diatas.
Dan apabila Anda telah memutuskan untuk bergabung dalam klub passive income kami maka di setiap lembaran setelah ini, akan ada paparan, bagaimana cara meraih KESUKSESAN di bisnis DBS secara CEPAT & DAHSYAT!!
Jika anda ingin sukses HUB : Aulia Suhaiminur HP:081901272840
Bersama DBS anda pasti sukses
DBS TEAM REMBANG
KEUNGGULAN BISNIS NETWORK MARKETING
BERSAMA DUTA BUSINESS SCHOOL TEAM REMBANG
Anda sebaiknya mempertimbangkan network marketing sebagai bisnis alternatif yang menjanjikan.
Ada beberapa alasan mengapa Anda perlu mempertimbangkan network marketing untuk karir masa depan Anda.
Bisnis network marketing adalah bisnis yang cukup fantastik karena di Amerika sana dan juga di Indonesia sekarang ini dapat menjadikan para pekerja kerah biru / pekerja kasar mempunyai gaji menyamai bahkan melebihi para CEO perusahaan terkenal di sana.
1. Bekerja menurut jam dan keinginan anda.
Seorang distributor/konsultan network marketing pernah mengatakan,”Kenapa saya menjalankan network marketing?, Karena, di mana lagi saya bisa dapat penghasilan sampai jutaan rupiah sebulan tanpa harus absent setiap pagi di kantor?”. Pernyataan tersebut tidak salah sama sekali, sebab anda memang anda dapat mengerjakan bisnis ini kapan saja anda merasa perlu untuk bekerja.
2. Modal minimal, tak perlu kantor, maupun peralatan mahal.
Apabila ingin memiliki sebuah bisnis sendiri, setidaknya anda perlu modal untuk: sewa kantor, gaji pegawai, biaya administrasi, dll. Sebuah toko yang paling sederhana pun akan membutuhkan investasi minimal puluhan juta untuk memulainya. Tapi dengan adanya bisnis network marketing kita diberi kemudahan dengan modal yang amat ringan dan hampir tidak beresiko. Contohnya yang selama ini saya tekuni adalah menekuni netork marketing bersama DBS.
3. Anda menentukan penghasilan anda sendiri.
Semua yang akan anda capai dan nikmati tergantung dari kesungguhan atau komitmen anda, bukan berdasarkan jenis pekerjaan anda. Misalnya berapa gaji seorang sekretaris dengan pengalaman 2 tahun di perusahaan asing? Dua juta? Tiga juta? Atau, mungkinkah seorang office boy mendapatkan penghasilan seorang pengacara? Dalam bisnis konvensional hal tersebut tidak akan terjadi, sebab mereka dibayar berdasarkan JENIS atau tingkatan pekerjaan mereka. Sedangkan dalam bisnis Network Marketing, ribuan orang dari berbagai latar belakang telah terbukti mampu mendapatkan penghasilan jauh di atas pendapatan teman-teman kerja setingkatnya. Apakah anda bisa mempercayai bahwa seorang ibu rumah tangga biasa atau supir truk sampah bisa menghasilkan bonus belasan bahkan puluhan (atau bahkan ratusan) juta per bulan? Itulah bukti dan kesempatan yang tersedia lewat bisnis Network Marketing.
4. Bekerja untuk anda sendiri, tapi tidak sendirian.
Dalam menjalankan bisnis ini anda akan mendapatkan dukungan dan konsultasi dari para up line dan pihak perusahaan yang siap untuk memberikan presentasi, berbicara lebih lanjut dengan prospek anda, bahkan memberikan pelatihan dan pendidikan kepada jaringan anda. Oleh sebab itu anda membutuhkan jajaran upline yang kredibel dan mampu mengajarkan kepada anda bagaimana mencapai sukses.
5. Mendapatkan penghasilan yang sifatnya residual dan berkembang secara eksponensial.
Dengan mengembangkan organisasi/jaringan Network Marketing, hasil kerja anda di masa lampau tidak hilang, bahkan apabila anda mengerjakannya dengan benar, hasil-hasil tersebut terus terakumulasi
6. Anda sukses dengan membantu orang lain untuk sukses.
Suatu keuntungan bagi semua pihak, sedangkan di bisnis konvensional terkadang anda dapat naik posisi apabila teman-teman anda tetap di ‘bawah’. Misalnya, direktur di perusahaan anda memasuki masa pensiun dan anda beserta 5 teman anda adalah calon penggantinya. Maka agar anda terpilih sebagai direktur yang baru, anda harus menjadi lebih tinggi dari teman-teman anda. Dengan kata lain, anda dapat ‘naik’ bila teman-teman anda ‘tetap di bawah’. Dalam Network Marketing justru sebaliknya: anda dapat mencapai sukses bila anda bisa membantu banyak orang mencapai sukses. Struktur bisnis konvensional adalah struktur piramida yang sebenarnya.
8. Tidak perlu mengerjakan akunting dan masalah pembukuan lainnya.
Pihak perusahaan telah menyediakan semua sistem bagi anda, mulai dari inventaris produk, penghitungan sistem bonus, SDM, training, program promosi, brosur, akunting, dll. Jadi fokus anda hanyalah bagaimana mengembangkan bisnis dan menikmati seluruh hasilnya, tanpa anda harus pusing dengan masalah administrasi dan peraturan pemerintah lainnya.
9. Bekerja dari kenyamanan rumah anda sendiri atau dari manapun anda berada.
Inginkah anda dapat bekerja sambil berwisata ? Kenapa tidak ? Distributor/konsultan sukses Network Marketing tidak tergantung pada suatu tempat untuk mengembangkan bisnisnya, mereka bahkan seringkali mampu menikmati liburan sepanjang tahun sementara bisnis dan organisasi/ jaringannya terus berkembang.
10. Bisnis keluarga harmonis.
Seringkali dalam perusahaan Network Marketing mengadakan promosi tambahan untuk umroh keluarga, misalnya. Nah, kini target tersebut seharusnya menjadi tanggung jawab seluruh keluarga untuk mempromosikan dan mengembangkan bisnis Network Marketing tersebut. Dengan kata lain, kini seluruh anggota keluarga dapat bekerja sama sebagai suatu tim dengan tujuan yang sama, sehingga hubungan keluarga semakin harmonis.
11. Tidak ada wilayah yang dibatasi.
Anda bahkan didukung oleh pihak perusahaan untuk mengembangkan bisnis hingga ke seluruh nusantara Indonesia, sehingga anda bisa mendapatkan penghasilan dari seluruh penjuru nusantara tanpa harus pernah ke tempat tersebut dan dari orang-orang yang tidak pernah anda kenal.
12. Tidak perlu memasang iklan.
Salah satu kelebihan Network Marketing adalah presentasi langsung kepada konsumen sekaligus menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka. Apabila anda membeli suatu produk di supermarket, apakah ada yang dapat memberikan penjelasan dan jaminan kepada anda tentang produk tersebut? Kebanyakan hanya akan terbuai oleh para selebriti yang menjadi bintang iklan produk tersebut, padahal belum tentu selebriti tersebut telah merasakan manfaat produknya. Informasi inilah yang harus anda berikan kepada konsumen anda dan sebagai imbalannya anda mendapatkan bonus dari perusahaan, ‘menggantikan’ selebriti yang seharusnya mengiklankan produk tersebut.
13. Pengembalian modal dalam jangka pendek.
Network Marketing adalah suatu bisnis yang bisa anda mulai dengan modal beberapa ratus atau juta rupiah. Dengan etika dan etos kerja yang benar, selayaknya anda dapat mengembalikan investasi anda dan menyiapkan dana operasional dalam waktu yang relatif singkat, antara tiga hingga enam bulan. Bandingkan dengan bisnis lain yang umumnya membutuhkan investasi ratusan juta bahkan milyaran dan berapa lama serta berapa besar resikonya sebelum anda mampu mencapai break even point?
14. Berkumpul dengan orang-orang yang positif dan bermotivasi.
Sikap positif dan motivasi tinggi adalah modal utama untuk mencapai sukses di bisnis apapun. Dalam bisnis ini anda akan menemukan banyak teman yang dapat saling memotivasi pada saat kita membutuhkannya. Bahkan pihak perusahaan dapat mengajarkan kepada anda bagaimana anda dapat memberikan motivasi dan membangkitkan semangat kepada orang lain. Network Marketing adalah suatu bisnis yang penuh dengan kesempatan bagi kita untuk mengembangkan kepribadian dan menjadi lebih baik.
15. Tidak perlu pengalaman.
Semua program pelatihan telah dirancang dan para pelatihnya telah disediakan oleh perusahaan yang bersangkutan. Bahkan anda bisa mendapatkan penghasilan selagi mengikuti masa pelatihan. Bandingkan dengan bisnis konvensional yang seringkali kita harus memiliki suatu keahlian tertentu yang masa belajarnya bertahun- tahun sebelum dapat mulai bekerja, apalagi mendapatkan penghasilan yang besar.
17. Sinergi usaha yang luar biasa.
Mungkin ada beberapa bisnis yang memiliki kelebihan-kelebihan Network Marketing di atas, tapi adakah SATU peluang yang memiliki semuanya? Rasanya Network Marketing masih merupakan sistem wirausaha yang paling menjanjikan. Saya sendiri merasa senang berbagi atas peluang usaha ini dengan memberikan gambaran bahwa usaha ini bisa dianggap sebagai tambahan kenaikan gaji kita di kantor tiap tahun atau bulan, dengan begitu mereka banyak tertarik karena di jaman susah begini tertarik dengan peluang ini, akan tetapi setelah mereka tertarik saya memberikan gambaran bahwasanya kerja Network Marketing juga cukup berat “malunya”, “waktunya”, tapi itu hanya diawalnya saja dan seterusnya apabila kita tekun insya Allah semua akan tergantikan dalam jangka waktu hanya 3 atau 12 bulan saja dengan mengganti rencana Empat Puluh Tahun kita. (Ucapan ini disadur dari buku yang saya baca). Yakni usaha 3 hingga 12 bulan kerja keras insya Allah akan menggantikan pendapatan kita selama empat puluh tahun dan mungkin melebihinya.
Masih bingung bagaimana cara mendaftar bisnis pulsa DBS, klik aja disini. Kalau udah jelas silahkan isi FORMULIR PENDAFTRAN.
BERSAMA DUTA BUSINESS SCHOOL INSYA ALAH AKAN MERUBAH NASIB SAYA.
BERGABUNG BERSAMA DBS TEAM KOMPAK PASTI AKAN SUKSES BERSAMA
User id : DBS630090
Pasword : sukses
CP : Aulia Suhaiminur Hp :081901272840



